Sirekap KPU 72,09%: Prabowo-Gibran 58,62%, AMIN 24,27%, Ganjar-Mahfud 17,12%

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

Pasangan calon presiden dan wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Ganjar Pranowo-Mahfud Md, dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menunjukkan nomor urut pemilihan umum 2024 di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (14/11/2023). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pasangan calon presiden dan wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Ganjar Pranowo-Mahfud Md, dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menunjukkan nomor urut pemilihan umum 2024 di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (14/11/2023). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

KPU kembali memperbaharui data Sirekap pada Selasa (20/2). Tercatat data masuk hingga pukul 09.00 WIB mencapai 72,09% atau 593.438 dari 823.236 TPS.

Paslon 02 Prabowo-Gibran masih unggul dari paslon 01 Anies-Muhaimin dan paslon 03 Ganjar-Mahfud.

Prabowo-Gibran meraih 56.990.924 suara atau 58,62%. Sementara AMIN meraih 23.593.475 suara atau 24,27% dan Ganjar-Mahfud meraih 16.642.477 suara atau 17,12%.

Sebagai catatan, Sirekap tidak dijadikan rujukan KPU untuk menetapkan paslon terpilih di Pilpres 2024. Sirekap merupakan alat bantu dan bentuk transparansi KPU karena selain menampilkan diagram juga menampilkan formulir C1.

Capres-cawapres terpilih bakal ditetapkan KPU melalui rekapitulasi berjenjang dari tingkat kecamatan hingga provinsi. Paling lambat ditetapkan pada 20 Maret sebagaimana diatur dari Peraturan KPU.

Anggota KPU Betty Epsilon Idroos menghadiri konpers terkait Debat Calon Wakil Presiden untuk Pemilu 2024 di Kantor KPU RI, Jakarta, Kamis (21/12/2023). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Sebelumnya Anggota KPU RI, Betty Epsilon Idroos, memastikan seluruh data yang masuk ke Sirekap disimpan di Indonesia. Sejak hari pencoblosan pada 14 Februari, Sirekap sudah diakses lebih dari 684 juta kali.

"[Sirekap] sudah diakses 684.307.624 kali dengan traffic yang begitu tinggi, portal publikasi dapat diakses tanpa kendala," ucap Betty di kantor KPU RI, Senin (19/2).

Jika ada kendala pun, Betty memastikan, pihaknya masih bisa menangani dengan menggandeng tim keamanan siber KPU. Tim tersebut berfungsi sebagai loket-loket yang tersebar di beberapa wilayah sehingga bisa bekerja secara efektif.