Sirekap KPU Dapil Sumut I: Sofyan Tan Ungguli Yasonna hingga Ijeck-Meutya Hafid
ยทwaktu baca 2 menit

Hingga Sabtu (17/2) pukul 19.30 WIB, Sirekap KPU sudah masuk 33,52 persen suara dari seluruh total suara untuk daerah pemilihan (Dapil) Sumut 1. Total ada 5.273 dari 15.731 TPS data yang direkap.
Berdasarkan data sementara di laman resmi kpu.go.id, Partai Golkar bertengger di urutan teratas dengan perolehan 18,26 persen.
Kemudian disusul PDIP dengan perbedaan suara yang cukup tipis yakni 17,96 persen. Bedanya hanya 0,3 persen.
Sementara, di urutan ketiga adalah partai Gerindra dengan 12,83 persen.
Beberapa partai lainnya yang lolos parliamentary threshold 4 persen yakni;
PKS 10,5 persen
PKB 9,05 persen
NasDem 8,28 persen
Demokrat 6,39 persen
PAN 4,32 persen
Dapil Sumut I meliputi Kota Medan, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Serdang itu.
Terdapat sejumlah nama caleg yang tak asing bagi publik di dapil ini. Misalnya, Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid, Menkumham Yasonna Laoly, hingga putra Ketum NasDem Surya Paloh, Prananda Surya Paloh.
Lantas, siapa jagoan masing-masing parpol?
Persaingan menarik terjadi di Golkar. Meutya Hafid berada di urutan kedua di bawah Ketua DPD Golkar Sumut, Musa Rajekshah. Musa yang merupakan eks Wagub Sumut memperoleh suara sebanyak 27.799. Meski begitu perbedaannya cukup tipis, hanya 0,09 persen.
Sementara di PDIP, Yasonna Laoly tertinggal jauh dari anggota Komisi X DPR RI, Sofyan Tan. Yasonna hanya mendapat 12.597 suara, tertinggal 19,9 ribu dari Sofyan Tan.
Sofyan Tan juga menjadi caleg dengan suara tertinggi di dapil Sumut I dengan perolehan suara 32.524.
Sementara, di partai unggulan ketiga, Gerindra, jagoannya adalah Ade Jona yang juga Ketua TKD Sumut Paslon 02 Prabowo-Gibran. Dia memperoleh 14.388 suara.
Sementara Prananda Surya Paloh sejauh ini memperoleh 15.900 suara. Jauh di atas caleg NasDem dapil I lainnya.
Dengan sistem perhitungan saint league, Partai Golkar mendapat 2 kursi dari dapil ini.
Berikut 10 daftar caleg terunggul di Dapil Sumut 1;
Sofyan Tan dari PDIP: 32.254 suara
Musa Rajekshah dari Golkar: 27.799 suara
Meutya Hafid dari Golkar: 25.275 suara
Ashari Tambunan dari PDIP: 24.806
Prananda Surya Paloh dari NasDem: 15.900
Ade Jona dari Gerindra: 14.388
Tifatul Sembiring dari PKS: 13.208
Yasonna Laoly dari PDIP: 12.597
Maruli dari Golkar: 11.237
