Sisi Lain Kecelakaan Bus Brimob Rombongan SMA: Siswa Ingin Foto-foto di Malang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bus Brimob kecelakaan di KM 72-73 Tol Pandaan-Malang, pada Sabtu (1/2) siang. Foto: Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Bus Brimob kecelakaan di KM 72-73 Tol Pandaan-Malang, pada Sabtu (1/2) siang. Foto: Dok. kumparan

Bus Brimob yang membawa rombongan SMAN 1 Porong kecelakaan di tol Purwodadi KM 72-73 Tol Pandaan-Malang, Sabtu (1/2).

Kepala sekolah SMAN 1 Porong, Ropinggi, mengatakan para siswa tersebut sedang perjalanan ke Malang, Jawa Timur. Mereka hendak mengambil foto untuk buku kenangan.

"Anak-anak sudah menyusun kesepakatan melalui polling yang mereka input, sehingga polling itulah yang disodorkan ke kami," Ropinggi, Senin (3/1).

Ropinggi menyampaikan, alasan para siswa melaksanakan sesi foto di Malang karena sekolah lain juga melakukan hal yang sama.

"Kata anak-anak, di sekolah lain juga sama melakukan ini. Akhirnya dalam pertimbangan tertentu, kami berikan kesempatan tapi dari sekolah tidak akan cawe-cawe," ucapnya.

Ia menuturkan, kegiatan tersebut murni dikelola secara mandiri oleh para siswa. Pihaknya sempat menyarankan untuk tidak bepergian jauh apalagi sampai menginap.

"Kegiatan ini dikelola mandiri oleh anak-anak, kami tidak cawe-cawe. Sekolahan tidak terlibat. Keluarnya kami tentukan agar tidak jauh-jauh, atau sampai nginap dan sebagainya," tuturnya.

Meski begitu, Ropinggi tetap menugaskan sejumlah guru untuk mendampingi mereka ke Malang.

"Karena anak-anak maksa dan kami melihat semangat mereka, kami tidak tega melepas sendirian," ungkapnya.

Kecelakaan bus Brimob tersebut menewaskan dua orang. Korbannya yakni sopir bus bernama Moh. Khoirul Arufi (60) tahun dan seorang siswi berinisial NR (18 tahun).

Bus tersebut terlibat kecelakaan tunggal usai menabrak pembatas jalan tol dan tiang marka.