Sistem Kelistrikan Terganggu, Lion Air JT-566 Sempat Tak Jadi Terbang

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Lion Air. (Foto: Abil Achmad Akbar/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lion Air. (Foto: Abil Achmad Akbar/kumparan)

Penerbangan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-556 rute Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, menuju Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, sempat mengalami kendala.

Pesawat berjenis Boeing 737-900ER registrasi PK-LHI itu secara tiba-tiba mengalami penurunan daya (down), sehingga menyebabkan sistem pendingin dan listrik pada pesawat terganggu, Kamis (15/11), pukul 21.00 WIB. Padahal saat itu, penumpang sudah berada di dalam pesawat.

"Ketika proses penumpang masuk ke pesawat selesai dan posisi pesawat masih di landas parkir (apron), tiba-tiba Auxiliary Power Unit (APU), perangkat yang menyediakan sumber energi pesawat saat mesin belum berputar mengalami penurunan daya (down)," jelas Corporate Communication Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prohantoro, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/11).

"Sehingga kondisi itu menyebabkan sistem pendingin dan listrik pada pesawat terganggu," imbuhnya.

Ilustrasi Lion Air. (Foto: Abil Achmad Akbar/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lion Air. (Foto: Abil Achmad Akbar/kumparan)

Para penumpang akhirnya diberangkatkan dengan pesawat Lion Air lain berjenis Boeing 737-900ER registrasi PK-LHL, sekitar pukul 22.50 WIB dan sudah mendarat di Yogyakarta pada 23.52 WIB.

Meski demikian, Danang memastikan pesawat yang seharusnya digunakan dalam kondisi laik terbang. Sebab, pesawat yang akan mengangkut 208 penumpang itu telah dicek oleh petugas sebelum terbang.

"Pesawat telah menjalani proses pemeriksaan sebelum terbang (pre-flight check) dan dinyatakan laik terbang (safe to flight)," jelasnya.

Atas insiden ini, para penumpang kemudian diarahkan menuju ruang tunggu. Sebab, pesawat harus menjalani pengecekan kembali.

"Oleh karena itu, guna memastikan keselamatan dan keamanan serta kenyamanan penerbangan, teknisi segera melakukan pengecekan. Pengecekan yang dilakukan membutuhkan waktu, untuk itu seluruh penumpang diturunkan kembali menuju ruang tunggu," ungkapnya.

Selain itu, Danang mengaku telah memberikan hak kompensasi bagi para penumpang yang mengalami keterlambatan akibat insiden ini. Pihak Lion Air pun meminta maaf atas insiden ini.