Siswa Indonesia Bawa Pulang 4 Medali Olimpiade Biologi Internasional 2023 di UEA

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Siswa Indonesia peraih medali di ajang Olimpiade Biologi Internasional di UEA. Foto: KBRI Abu Dhabi
zoom-in-whitePerbesar
Siswa Indonesia peraih medali di ajang Olimpiade Biologi Internasional di UEA. Foto: KBRI Abu Dhabi

Empat siswa Indonesia berhasil meraih 4 medali dalam ajang Olimpiade Biologi Internasional atau International Biology Olympiad (IBO) ke-34 yang berlangsung di Al Ain, Uni Emirat Arab (UEA).

Siswa yang tergabung dalam Tim Olimpiade Biologi Indonesia (TOBI) itu mendapat 2 perak dan dua perunggu.

Medali perak masing-masing diraih oleh Calvin Shevchenko (SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya) dan Nicholas Sidik (SMA Methodist 2 Medan). Kemudian untuk medali perunggu diraih oleh Nakeisha Jovita Purnomo (SMAK PENABUR Gading Serpong) dan Mariel Chrysantha Tampubolon (SMAN 2 Kota Tangerang Selatan).

Dubes RI untuk UEA, Husin Bagis, bersyukur dengan prestasi tersebut. Ia mengaku sangat bangga dengan pencapaian keempat siswa Indonesia itu.

"Alhamdulillah. Bangga sekali dengan partisipasi dan medali yang mereka raih. Saya turut mendoakan supaya tahun depan Indonesia bisa mendapatkan medali emas,’’ kata Husin dalam keterangan yang diterima kumparan, Rabu (12/7).

Suasana saat penyerahan medali di ajang Olimpiade Biologi Internasional di UEA. Foto: KBRI Abu Dhabi

International Biology Olympiad (IBO) tahun ini diselenggarakan secara luring pada 3-11 Juli 2023 dan diikuti oleh 300 siswa dari 89 negara atau terbanyak sepanjang sejarah pelaksanaan IBO. 

IBO merupakan kompetisi bergengsi tahunan bagi siswa SMA yang berbakat dalam bidang biologi. Peserta IBO berasal dari berbagai negara di seluruh dunia, di mana setiap negara peserta berhak mengirimkan maksimal empat siswa terbaik yang telah melalui proses seleksi nasional.

Lewati Tes Praktikum dan Teori

Adapun para siswa itu selama tiga hari menjalani tes secara intensif yang terdiri dari tes praktikum dan tes teori dengan komposisi penilaian 50:50.

Siswa Indonesia peraih medali di ajang Olimpiade Biologi Internasional di UEA. Foto: KBRI Abu Dhabi

Tes praktikum terdiri atas empat topik di antaranya: 1) Molekuler Biologi Tumbuhan; 2) Bioinformatika; 3) Ekologi-Etologi; dan 4) Biokimia.

Masing-masing tes praktikum dilakukan untuk kemampuan siswa dalam melakukan eksperimen berdasarkan soal yang telah didesain oleh panitia dan harus diselesaikan dalam durasi 90 menit.

Sementara itu, untuk tes teori dilaksanakan dalam waktu dua hari dengan durasi 3 jam dan 3,5 jam.

Peserta diuji untuk menganalisis dan memecahkan permasalahan dalam berbagai aspek biologi, termasuk pemahaman konsep, pengetahuan praktis dan analitik, serta penerapan aplikasi biologi.

Selain mengirim siswa sebagai peserta, Kontingen Indonesia juga terdiri dari lima pendamping yang turut berperan sebagai juri internasional.

Mereka adalah Prof. Dr. Agus Dana Permana, Dr. Ahmad Faizal, Dr. Dian Rosleine dari Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung (SITH-ITB), dan Titis Setiyobudi, M.Si. serta Fauzi Ramadhani Nasution, S.Si. dari TOBI.