Siswa MTs Berprestasi di Cianjur Tewas Ditendang Siswa yang Suka Membullynya
·waktu baca 2 menit

Dua siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs—setara SMP) Bojongjati yang berboncengan motor diadang sekelompok siswa SMP lain. Motor itu ditendang sehingga keduanya tersungkur lalu meninggal dunia.
Ini terjadi di Jalan Raya Bojonglarang, Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (12/9).
Dua korban adalah DP (14 tahun) yang patah tengkoraknya, dan WF (14) yang sempat koma.
Penendang motor itu adalah RP yang ternyata sering membully (merundung) DP.
"Sejak kelas 1 MTs, korban kerap diteror dan diancam oleh RP. Kenapa pelaku suka cari masalah dengan korban, itu keluarga tidak tahu," kata paman DP, Andri Setiawan, Kamis (14/9).
"Korban bercerita, sering diganggu pelaku," ujar Andri.
Andri meminta polisi menghukum pelaku RP lantaran perbuatannya bukan lagi kenakalan remaja tapi sudah tindak kriminal.
DP Langganan Ranking 1
DP merupakan pelajar berprestasi. Ia langganan ranking 1. DP juga dikenal sebagai anak yang baik dan penurut.
"Kesehariannya dihabiskan untuk belajar dan mengikuti kegiatan keagamaan. Korban juga selalu menjadi juara kelas dengan ranking pertama sejak duduk di bangku MI hingga MTs," kata Andri.
Menurut Andri, keponakannya itu diketahui juga sebagai anak yang sopan dan tidak pernah memiliki musuh.
"Sifatnya yang baik dan pendiam, membuat keponakan saya ini tidak pernah memiliki musuh apalagi harus mencari masalah dengan orang lain," ujarnya.
6 Pelajar Diamankan
Kapolsek Kadupandak, Iptu Asep Sodikin, mengatakan enam pelajar diamankan terkait kasus yang ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Cianjur.
"Karena terduga RP masih di bawah umur jadi ditangani PPA," ujar Asep.
