Siswa SMA Penolong Polisi Terbakar di Cianjur Dapat Penghargaan

Moch. Ridwan Suryana (18) mendapatkan penghargaan dari Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi atas aksinya membantu menyelamatkan polisi yang jadi korban di Cianjur.
Siswa yang kini duduk di bangku kelas 12 dari SMK 1 Pasundan Cianjur tersebut mengatakan, dia membantu atas dasar kemanusiaan.
"Atas dasar kemanusiaan ada yang minta tolong saya bantu," kata dia di Mapolda Jabar, Senin (19/8).
Ridwan menjelaskan, peristiwa bermula ketika dia yang sedang menjalani PKL sedang istirahat dan hendak membeli jajanan. Dia pun menyaksikan ada sejumlah mahasiswa yang sedang berdemonstrasi. Tak berselang lama, tiba-tiba terjadi kebakaran dan suasana menjadi mencekam.
Kemudian, Ridwan melihat ada polisi yang tergeletak sambil berteriak histeris karena kepanasan. Lalu, dia melihat beberapa orang segera memberi pertolongan dengan memadamkan api.
"Korban teriak histeris 'panas, panas'," ungkap dia.
Setelah itu, beberapa orang yang memadamkan api segera bergegas dan meninggalkan korban untuk menangkap para pelaku. Ketika itu, Ridwan bergegas memberi pertolongan dengan memberikan minum dan berupaya menenangkan korban seraya mengucapkan Istigfar.
"Saya inisiatif ambil air aqua gelas terus kasih minum untuk nenangin korban sambil bilang Istigfar," jelas dia yang mengaku bercita-cita menjadi anggota Polri.
Di lokasi yang sama, orangtua Ridwan, Maman Supriadi (48) merasa bangga melihat aksi serta kemuliaan hati yang ditunjukkan oleh anaknya.
"Anak saya juga bisa menolonglah. Bangga punya anak hatinya semulia itu," kata dia.
Sementara, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi memberi apresiasi karena di umur yang masih sangat muda mampu, Ridwan menanggung risiko dengan mengulurkan bantuan kepada anggota yang sedang terluka.
"Jadi anak seumur gitu sanggup menanggung risiko dengan mengulurkan tangannya membantu," ungkap dia.
Oleh sebab itu, Rudy memberi penghargaan berupa piagam, uang saku dan bingkisan kepada Ridwan. Terkait dengan cita-cita menjadi polisi, dia mengajak kepada semua pihak untuk memberi dukungan sekaligus bimbingan kepada Ridwan agar menjadi polisi yang baik.
"Dia ingin menjadi polisi, saya bilang mari kita bimbing menjadi polisi yang baik. Ya kita beri penghargaan untuk apresiasi kepada dia, ada titipan buat dia juga," ujar dia.
Sementara itu, Rudy memastikan, empat anggota polisi yang menjadi korban masih mendapatkan perawatan secara maksimal di rumah sakit di Bandung dan Jakarta.
"Korban dari mahasiswa Cianjur itu yang satu masih dirawat di Rumah Sakit Pertamina Jakarta, Pak Kapolri sudah lihat, saya sudah lihat, semua sudah lihat ke sana, kita pakai perawatan maksimal, yang di Bandung juga tiga orang kita rawat maksimal," kata dia.
