Siswa SMP di Bekasi Meninggal saat Bermain Kuda Tomprok di Sekolah
·waktu baca 2 menit

Seorang siswa SMP Negeri 7 Kota Bekasi bernama Muhammad Alfiansyah meninggal dunia saat sedang bermain kuda tomprok di sekolah bersama teman-temannya. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (17/11).
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi, Uu Saeful Mikdar, mengatakan permainan kuda tomprok dilakukan saat jam istirahat atau menjelang salat Jumat.
"Jadi, anak-anak main kuda tomprok itu saat jam pembelajaran pagi selesai dan mau Salat Jumat," kata Uu dalam keterangan resmi tertulis saat dikutip, Senin (20/11).
Disdik Kota Bekasi juga telah menemui pihak keluarga korban. Uu menyebut, pihak keluarga sudah ikhlas atas meninggalnya Alfiansyah.
"Kami sudah menemui orang tua dan keluarga besarnya di RS serta bertakziah ke kediamannya. Keluarga menerima ini sebagai musibah dan ikhlas bahwa ini sudah menjadi perjalanan almarhum," jelasnya.
Atas peristiwa ini, Uu menyebut pihaknya meminta kepala sekolah dan guru untuk mengawasi kegiatan para siswa di sekolah saat jam istirahat.
"Lakukan pendekatan persuasif, agar anak-anak dapat memilih permainan yang aman dan kejadian serupa tidak terulang," terangnya.
Secara terpisah Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Jupriono, membenarkan adanya siswa yang meninggal dunia saat sedang bermain kuda tomprok.
"Kemarin kita dapat informasi ada kejadian siswa SMPN 7 Bekasi Kota meninggal dunia, kita merapat ke TKP ternyata di TKP kita dapatkan anak-anak sekitar 12 orang itu yang bersama-sama main kuda tomprok," ungkap Kompol Jupriono.
Dari hasil pemeriksaan, saksi yang merupakan teman sekolahnya membenarkan bahwa saat itu korban sedang bermain kuda tomprok.
"Dari hasil interogasi ke 12 teman-temannya, memang kita dapatkan betul si korban ini sebelumnya main kuda tomprok. Kebetulan dia (korban) urutan ketiga kemudian saat kejadian dia terjatuh," ucapnya.
Dari informasi yang didapat kumparan, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri saat bermain dan mulutnya mengeluarkan busa.
