Siswa yang Bikin Prank Bom di Mal Koja Pakai Nama Noordin M Top

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Barang bukti chat prank teror pelajar SMA soal bom di Koja Trade Mal, Koja. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Barang bukti chat prank teror pelajar SMA soal bom di Koja Trade Mal, Koja. Foto: Dok. Istimewa

Enam pelajar SMA diamankan polisi dan ditahan karena membuat pesan prank ancaman bom di Koja Trade Mal Koja, Jakarta Utara. Namun, setelah pemeriksaan hanya lima orang saja yang terlibat aksi prank tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, mengatakan bahwa isi pesan hoaks ancaman teror itu turut mengatasnamakan teroris Noordin M Top.

"Isinya ancaman tadi yang mengatasnamakan Noordin M Top. Itu hanya mainan di antara mereka," ujar Gidion kepada wartawan, Kamis (2/11).

Meski demikian, Gidion memastikan, bahwa teror itu hanyalah candaan yang disebar lewat media sosial Instagram.

"Di satu sisi, anak ini mainan tidak pada tempatnya, tetapi secara SOP (standar operasional prosedur) sudah kita pastikan lokasinya aman dan aktivitas normal, tidak ada masalah," sebutnya.

"Kapolsek dapat laporan ada ancaman bom, kemudian sesuai dengan SOP-nya kalau namanya ancaman tetap didatangkan terhadap objek itu. Nah dan sudah dilakukan pemeriksaan, dan nihil, tidak ada indikasi," tambah dia.

Aksi prank bom ini diinisiasi oleh satu orang siswa. Namun, sampai saat ini, polisi sudah mengamankan 6 orang pelajar.

Ancaman bom itu dilakukan pada Kamis (2/11) sekitar pukul 10.15 WIB.