Siswi di Cianjur Tewas Dicabuli-Dibunuh Ayah Tiri: Pelaku Sempat Coba Bunuh Diri

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi (tengah) saat konferensi pers kasus siswi SMA di Cianjur tewas dengan mulut berbusa, di Mapolres Cianjur, Jumat (29/5). Foto: Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi (tengah) saat konferensi pers kasus siswi SMA di Cianjur tewas dengan mulut berbusa, di Mapolres Cianjur, Jumat (29/5). Foto: Dok. kumparan

R alias Oman (35) tersangka pembunuh anak tirinya sempat mencoba bunuh diri dengan menenggak racun usai menjalankan aksinya. Namun, upayanya itu gagal.

Usai membunuh anak tirinya, tersangka mencoba bunuh diri dengan menenggak racun yang dicampurkan ke dalam minuman teh kemasan botol.

Namun, upayanya itu gagal. Tersangka ditemukan terkapar di tepi jalan, dan sempat di tolong warga yang kemudian mengantarkannya ke rumah.

Usai kondisinya membaik, tersangka kemudian kembali mencoba melarikan diri lagi dengan membawa barang milik korban berupa handphone.

"Tersangka ini, sempat menenggak racun. Tapi, upaya bunuh dirinya gagal. Kemudian mencoba melarikan diri lagi, dengan membawa handphone milik korban," kata Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurikho Hadi, kepada wartawan di Mapolres Cianjur, Jumat (29/5).

Alexander mengungkapkan, penyidik telah memeriksa sebanyak 13 saksi dan mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kabel charger warna putih, kemasan sachet racun tikus, botol minuman teh, pakaian korban, handphone, dan hasil visum korban.

"Tersangka ini, tega menghabisi nyawa korban karena sakit hati diduga diselingkuhi oleh istrinya yang merupakan ibu kandung korban. Ibu kandung korban ini, bersurat kepada tersangka untuk meminta cerai. Untuk meluapkan kekecewaannya, kemudian tersangka nekat membunuh anak tirinya," jelasnya.

Ibu korban bekerja di luar negeri. Sedangkan pelaku sempat bekerja di Kamboja dan baru kembali sekitar seminggu ini. Dia lalu tinggal bersama anak tirinya di Cianjur.

Alexander mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kepedulian dan pengawasan terhadap anak di lingkungan keluarga, maupun lingkungan tempat tinggalnya.

Ditangkap saat Berusaha Kabur

R alias Oman saat diperiksa penyidik. Dok. Istimewa

Tersangka yang baru sepekan pulang dari Kamboja itu, diringkus polisi di sebuah rumah kontrakan di wilayah Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat.

Alexander mengatakan, aksi keji tersangka terungkap setelah korban SH (16) ditemukan tewas di rumahnya dalam kondisi mulut berbusa dan hidung serta kemaluan mengeluarkan darah.

"Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, polisi akhirnya meringkus R alias Oman, ayah tiri korban di sebuah rumah kontrakan di wilayah Depok," kata Alexander.

Alexander mengungkapkan, kecurigaan penyidik muncul karena usai korban ditemukan tewas, tersangka justru menghilang dan dari hasil pemeriksaan terungkap jika R yang telah membunuh anak tirinya.

Bahkan, R mengakui sebelum menghabisi nyawa korban, tersangka sempat melakukan pelecehan seksual hingga kelamin korban luka.

"Berdasarkan pengakuannya, korban yang tengah tertidur ditindih dari arah belakang dan lehernya dijerat dengan kabel charger handphone. Setelah korban lemas, tersangka melakukan pelecehan seksual terhadap korban," ungkapnya.