Siti Nurbaya: Tak Sulit Jadi Menteri Pak Jokowi, Hanya Kuatkan Badan

18 Oktober 2019 17:46
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Presiden Jokowi menerima buku memori jabatan dari Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam acara silaturahmi kabinet kerja di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/10/2019). Foto: Dok. Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi menerima buku memori jabatan dari Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam acara silaturahmi kabinet kerja di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/10/2019). Foto: Dok. Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden
ADVERTISEMENT
Masa jabatan kabinet Presiden Jokowi - Wapres Jusuf Kalla akan segera berakhir pada Minggu (20/10). Lima tahun bekerja bersama meninggalkan kesan bagi para menteri di kabinet kerja.
ADVERTISEMENT
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengatakan, sebenarnya mudah bekerja menjadi menteri Jokowi. Sebab, menurut dia, seluruh arahan dan tujuan yang ingin dicapai jelas.
Namun, kata Siti, menjadi sosok menteri Jokowi harus tahan banting, seperti badan yang kuat karena harus terjun langsung ke lapangan.
"Jadi saya kira, tidak sulit jadi menteri Pak Jokowi karena arahannya sangat jelas, skenario dan tujuan politik negaranya sangat jelas. Tinggal memang kuat-kuatin badan yang sehat, karena keras banyak di lapangan," kata Siti usai acara ramah tamah perpisahan kabinet pemerintahan Jokowi - Jusuf Kalla di Istana Negara, Jumat (18/10).
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar menyampaikan materi pada rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/6). Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar menyampaikan materi pada rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/6). Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Selain itu, ia memandang Jokowi sebagai sosok yang suka berdialog dengan kalangan grass root. Sehingga, seluruh arahan dan masukan bisa tepat sasaran.
ADVERTISEMENT
"Kepemimpinan Pak Jokowi-JK, terutama Pak Jokowi, sangat berbeda. Sangat dialogis dan sangat menyentuh grass root. Jadi oleh karena itu, saya kira dalam hubungan kerja menteri-menteri harus mengikuti pola kerja itu," ungkapnya.
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berbincang dengan Menko Perekonomian Darmin Nasution (kiri), Seskab Pramono Anung (kedua kiri) dan Menteri LHK Siti Nurbaya di Kompleks Istana Kepresidenan. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berbincang dengan Menko Perekonomian Darmin Nasution (kiri), Seskab Pramono Anung (kedua kiri) dan Menteri LHK Siti Nurbaya di Kompleks Istana Kepresidenan. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Menurut dia, kepemimpinan Jokowi sangat terbuka. Dalam rapat terbatas bersama menteri-menteri, kata Siti, permasalahan selalu dibedah dan langsung dicari solusinya.
"Yang ingin saya sampaikan, ini begitu terbuka dan rapatnya singkat tapi cukup decisive dan fokus. Makanya polanya ratas, dengan subjek tertentu, dibahas dan langsung diputuskan," tuturnya.
"Jadi dalam hal ini yang dimiliki kepemimpinan Pak Jokowi adalah, skenario besarnya dijelaskan. Kemudian uraian secara detailnya di setiap topik bahkan kadang satu topik kecil yang fokus bisa beberapa kali rapat. Itu juga diselesaikan dengan baik," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·