Situasi Terkini Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 yang Jatuh di Kepulauan Seribu

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pasukan Denjaka TNI AL lakukan penyisiran pencarian badan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1).  Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pasukan Denjaka TNI AL lakukan penyisiran pencarian badan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Tim SAR gabungan dari TNI, Polri, dan Basarnas mencari pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

Pantauan kumparan di lokasi pencarian, Minggu (10/1) pagi, terlihat sejumlah kapal milik instansi-instansi tersebut terus bergerak menyusuri perairan, mencari serpihan bangkai pesawat maupun korban. Sementara situasi cuaca mendung dengan ombak tenang.

Prajurit Batalyon Intai Amfibi 1 Korps Marinir (Yontaifib 1 Mar) TNI AL melakukan penyisiran pencarian badan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Setidaknya ada 5 KRI milik TNI AL yang dikerahkan ke lokasi pencarian. Salah satu di antaranya KRI Rigel. Kapal itu pernah ikut dalam misi pencarian Lion Air JT 610 pada Oktober 2018 lalu.

Selain KRI, pencarian juga menggunakan perahu karet dan sea rider. Perahu karet itu milik Basarnas dan TNI AL.

Pasukan Denjaka TNI AL lakukan penyisiran pencarian badan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Kapal-kapal itu membawa penyelam untuk melakukan pencarian di bawah laut. Titik selam ditandai dengan pelampung berwarna oranye. Sementara awak media tak diperbolehkan untuk mendekat.

Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 tujuan Jakarta-Pontianak, dinyatakan hilang setelah lepas landas (take off) dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng pada Sabtu (9/1) pukul 14.36 WIB.

Prajurit Batalyon Intai Amfibi 1 Korps Marinir (Yontaifib 1 Mar) TNI AL melakukan penyisiran pencarian badan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Berdasarkan manifes penumpang, pesawat ini membawa 56 orang penumpang, dengan rincian 46 orang dewasa, 7 orang anak, dan 3 bayi. Pesawat nahas tersebut juga membawa 6 kru, yakni 1 pilot, 1 kopilot, dan 4 pramugari.

kumparan post embed