SK Kepengurusan PPP Ditetapkan Kemenkum, Mardiono Ajak Kader Bersatu

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono di kediamannya, Jakarta, Kamis (2/10/2025).  Foto: Luthfi Humam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono di kediamannya, Jakarta, Kamis (2/10/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Muhamad Mardiono berterima kasih pada Kementerian Hukum karena telah mengesahkan SK kepengurusan PPP hasil muktamar X yang digelar di Ancol, Jakarta akhir September lalu.

Hasil Muktamar X yang dimaksud Mardiono itu berisi tentang keputusan bahwa ia terpilih menjadi Ketua Umum PPP 2025-2030 secara aklamasi.

“Alhamdulillah kami mendapatkan pelayanan yang cepat. Sebagaimana karena Kementerian Hukum telah memberikan layanan melalui proses digitalisasi. Ini tentu merupakan satu harapan bagi masyarakat, bagi kami semua agar kita semua bisa mendapatkan pelayanan-pelayanan yang cepat dari pemerintah,” kata Mardiono kepada wartawan di kediamannya kawasan Jakarta Selatan, Kamis (2/10).

Selain itu, Mardiono juga menyampaikan terima kasih kepada para kader PPP yang telah mengikuti proses Muktamar X itu. Menurutnya, Muktamar X itu digelar sesuai dengan jadwal dan tata tertib anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).

Lebih lanjut, Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan itu juga mengajak seluruh kader PPP bersatu untuk menyongsong kontestasi Pemilu 2029. Ia bertekad membawa PPP kembali ke Senayan.

Ketua Umum PPP terpilih Agus Suparmanto (kedua kiri) didampingi Ketua Majelis Pertimbangan Partai Muhammad Romahurmuziy (ketiga kanan) memberikan keterangan pers pada acara Tasyakuran Muktamar X PPP di kawasan Ancol, Jakarta, Minggu (28/9/2025). Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO

“Oleh karena itu, mari saatnya kita bergandeng tangan bersama-sama untuk membesarkan PPP kembali untuk terus berperan aktif bersama-sama dengan seluruh komponen Partai Persatuan Pembangunan di seluruh Indonesia untuk kita mulai bekerja,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Mardiono juga membuka jika kubu Agus Suparmanto--yang juga mengeklaim terpilih jadi Ketua Umum PPP, ingin bergabung di kepengurusan.

“Tentu kita sudah tidak lagi saatnya untuk dukung-mendukung ya, karena saat ini muktamar sudah kita selesaikan,” papar Mardiono.

“Tentu, tentu. saya masih menunggu, bukan hanya menunggu tapi mengajak. Yuk kita sekali lagi, bukan hanya yang ada di Jakarta, tapi seluruh Indonesia. Kita bersatu kembali untuk kita memperkokoh perjuangan Partai Persatuan Pembangunan,” tutup dia.

Adapun hasil Muktamar X PPP diwarnai dengan saling klaim kemenangan antara dua calon ketua umum periode 2025-2030 yakni Muhamad Mardiono dan Agus Suparmanto. Kubu Agus pun sudah mendaftarkan SK yang menetapkan kemenangannya ke Kementerian Hukum, namun, Kemenkum menetapkan SK yang didaftarkan Mardiono.

“Terkait dengan PPP, pada tanggal 30 (September) salah satu yang mendaftar adalah Pak Mardiono,” kata Menteri Hukum Supratman Andi Agtas kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (2/10).