Skema Mudik Dirlantas Polda DIY: Exit Tol Tamanmartani Dibuka Fungsional

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Yuswanto Ardi di Polda DIY, Kamis (20/3). Foto: Arfiansyah Panji/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Yuswanto Ardi di Polda DIY, Kamis (20/3). Foto: Arfiansyah Panji/kumparan

Tol Yogya-Solo akan dibuka hingga ke Exit Tol Tamanmartani secara fungsional pada saat mudik Lebaran tahun ini tepatnya mulai 24 Maret mendatang. Polisi sudah mempersiapkan rekayasa lalu lintas jika terjadi kepadatan.

Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Yuswanto Ardi membeberkan skema pembukaan Exit Tol Tamanmartani secara fungsional tersebut.

Ardi menjelaskan jika kendaraan yang melintas lebih dari 800 kendaraan per jam maka seluruh kendaraan akan keluar melalui Gerbang Tol Prambanan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

"Kita tetapkan maksimum 800 kendaraan per jam, apabila itu sudah melewati batas tersebut maka seluruh kendaraan akan kita keluarkan di exit Prambanan untuk menuju ke Jalan Solo. Namun semasa masih di bawah 800, maka kita akan terus melanjutkan ke exit Tamanmartani," kata Ardi di Polda DIY, Kamis (20/3).

Suasana exit tol Tamanmartani, Kabupaten Sleman yang rencana akan dibuka secara fungsional selama mudik Lebaran mulai 24 Maret mendatang, Jumat (14/3/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Hal ini diberlakukan karena Exit Tol Tamanmartani ini akan langsung bertemu dengan Jalan LPMP yang merupakan jalan dengan kapasitas terbatas.

"Sehingga hanya ada alokasi 800 untuk arus lalu lintas yang berasal dari jalan tol dan kita juga telah menempatkan atau memasang CCTV dengan fitur traffic counting di exit Tamanmartani," jelasnya.

Jika lalu lintas padat dan Exit Tol Tamanmartani dipaksakan tetap dibuka kemungkinan akan terjadi kemacetan di Jalan LPMP. Sementara jalan itu sudah cukup padat dilalui masyarakat sekitar.

"Sehingga jangan sampai terjadi skema bottleneck atau mungkin hal-hal lain yang sifatnya bisa menghambat kelancaran arus lintas. intinya di jalur jalan tol tidak boleh ada kemacetan," bebernya.

Pada segmen Prambanan-Tamanmartani ini hanya dioperasikan satu arah menuju Yogyakarta dengan kecepatan maksimal 40 kilometer per jam dan jam operasional pada pukul 06.00 sampai 17.00 WIB

"Kecepatan maksimal di tol, kalau untuk safety-nya karena ini sifatnya masih fungsional 40 km per jam, karena ini masih fungsional ya artinya banyak fitur-fitur atau perangkat-perangkat pendukung yang belum terpasang," pungkasnya.