SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Cerdas Cermat MPR Ulang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar yang diadakan MPR di Kalimantan Barat, Sabtu (9/5/2026). Foto: Youtube/MPRGOID
zoom-in-whitePerbesar
Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar yang diadakan MPR di Kalimantan Barat, Sabtu (9/5/2026). Foto: Youtube/MPRGOID

SMA Negeri 1 Pontianak menolak untuk ikut ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 yang diusulkan oleh MPR.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pontianak, Indang Maryati, melalui unggahan di akun Instagram @smansaptk.informasi pada Kamis, 14 Mei 2026.

"SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba LCC yang diulang, sebagaimana informasi yang disampaikan oleh MPR RI," tulis keterangan di unggahan tersebut.

Pihak SMAN 1 Pontianak menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan dan menyatakan dukungan penuh kepada tim SMAN 1 Sambas untuk mewakili Kalimantan Barat di tingkat nasional nantinya.

Penampakan SMA Negeri 1 Pontianak. Foto: Dok. HiPonti

Langkah yang diambil merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperoleh klarifikasi demi terwujudnya pelaksanaan lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel, tanpa adanya maksud untuk menyerang pihak mana pun.

"Kami menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan berbagai pihak, serta menegaskan penghormatan terhadap hasil yang telah ditetapkan. Dukungan penuh juga kami berikan kepada perwakilan Kalimantan Barat di tingkat nasional," ungkapnya.

Sejak awal, SMAN 1 Pontianak menegaskan tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan menuntut kejelasan terkait hasil poin-poin yang dipersoalkan kepada pihak penyelenggara.

"SMAN 1 Pontianak memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi, serta mengajak semua pihak untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan semangat kebersamaan saling menghargai, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan," katanya.

Langkah yang dilakukan tidak juga bermaksud untuk menyerang ataupun menjatuhkan kredibilitas lembaga, penyelenggara lomba, maupun individu tertentu.

"Ke depan, kami berharap seluruh pihak dapat terus menjaga semangat kebersamaan, menjunjung tinggi nilai persatuan, serta bersama-sama menciptakan iklim pendidikan yang kondusif, aman, dan berintegritas. SMAN 1 Pontianak berkomitmen untuk pendidikan yang jujur dan bermartabat," katanya.

Sebelumnya Ketua MPR RI Ahmad Muzani memastikan pelaksanaan final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi di Kalimantan Barat akan digelar ulang.

Keputusan tersebut diambil menyusul polemik penilaian dalam pelaksanaan lomba yang menuai sorotan publik. Muzani mengatakan pimpinan MPR telah mendengarkan penjelasan dari Sekretaris Jenderal MPR terkait pelaksanaan lomba tersebut.

“Yang terjadi dalam Kalimantan Barat adalah final untuk memperebutkan mewakili Kalimantan Barat. Tadi kami sudah dengarkan semuanya penjelasan dari Sekretaris Jenderal dan kami semua berterima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang memberi perhatian sangat besar terhadap kegiatan Majelis Permusyawaratan Rakyat ini,” kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5).