SMAN 21 Bandung Akan Tetap Study Tour ke Yogyakarta, Biaya Ditanggung Alumni
·waktu baca 2 menit

Meski biaya study tour-nya raib digelapkan oleh oknum pegawai travel, namun SMAN 21 Bandung memastikan kegiatan karya wisata ke Yogyakarta itu bakal tetap digelar. Para siswa akan berangkat pada 14 Juni hingga 16 Juni 2023.
"Saya sebagai pimpinan bertanggung jawab untuk tetap memberangkatkan siswa," kata Kepala Sekolah SMAN 21 Bandung, Dani Wardani, kepada wartawan, Kamis (25/5).
Setelah viral di media sosial, kata Dani, ada beberapa alumni yang sepakat bahu membahu membantu menanggung biaya perjalanan juniornya. Menurut Dani, para alumni itu merasa prihatin atas peristiwa penggelapan yang menimpa alumni sekolah mereka.
"Alhamdulillah setelah viral, beberapa alumni simpati, alumni menyanggupi untuk memberangkatkan siswa study tour," ucapnya.
Dana Wisata Rp 400 Juta Digelapkan Oknum Travel
Oknum pegawai jasa travel Grand Traveling Indonesia, Indah Chantika Lestari (33), ditangkap karena menggelapkan dana study tour SMAN 21 Bandung. Ia disangkakan Pasal 372 dan 378 KUHP tentang Penipuan serta Penggelapan dan diancam pidana di atas 5 tahun.
Kasus ini berawal saat SMAN 21 Bandung hendak mengadakan karya wisata ke Yogyakarta menggunakan jasa travel Grand Traveling Indonesia. Ada sekitar 350 murid yang akan ikut kegiatan itu dan setiap anak dibebankan biaya Rp 1,3 juta. Mereka pun dijadwalkan untuk berangkat pada Rabu (24/5) dan pulang pada Jumat (26/5).
Saat penandatanganan MoU SMAN 21 Bandung sudah membayarkan uang muka. Dalam MoU itu juga tertulis tanggal pelunasan serta nomor rekening perusahaan.
Namun karena atas dasar kepercayaan, pihak SMAN 21 Bandung percaya saat diminta mengirimkan hampir Rp 400 juta uang pelunasan ke rekening pribadi oknum pegawai bernama Indah. Hal itu baru diketahui saat pihak travel datang ke sekolah untuk menagih uang pelunasan.
