Soal Kapolda Sumsel di Pusaran Donasi Rp 2 T, Polri Turunkan Itwasum-Propam

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono saat berada di Mapolda Sumut, Selasa (6/4). Foto: Rahmat Utomo/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono saat berada di Mapolda Sumut, Selasa (6/4). Foto: Rahmat Utomo/kumparan

Mabes Polri menindaklanjuti polemik sumbangan fiktif Rp 2 Triliun dari keluarga Akidi Tio lewat anak bungsunya Heryanty Tio untuk penanganan COVID-19. Terlebih, sumbangan ini tadinya akan dikirim ke rekening pribadi Kapolda Sumsel, Irjen Eko Indra Heri.

Terkait peran Kapolda Sumsel, Polri menurunkan tim khusus untuk mendalami hal ini. Tim yang turun terdiri atas Itwasum Polri dan Divisi Propam Polri.

“Dari Mabes Polri sudah menurunkan tim internal yaitu dari Itwasum Mabes Polri dan dari Paminal Divpropam Polri. Tentunya ingin melihat kejelasannya seperti apa, kasusnya bagimana dan itu adalah ranah daripada klarifikasi internal,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (4/8).

Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri menerima bantuan Rp 2 Triliun untuk penanganan COVID-19. Foto: Dok Pribadi

Argo meminta waktu agar tim internal ini bisa bekerja maksimal menguak hal ini. Karena itu, tinggal tunggu hasil dari pemeriksaan.

“Kita tunggu saja hasil daripada kegiatannya penyelidikan dan pemeriksaan internal dari Mabes Polri,” ujar Argo.

As SDM Kapolri Irjen Pol Eko Indra Heri. Foto: Mirsan/kumparan

Dalam polemik tersebut, keluarga Akidi Tio lewat anaknya Heryanty Tio akan memberikan bantuan senilai Rp 2 T untuk penanganan COVID-19 lewat Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri. Bukan tanpa sebab, keluarga Akidi Tio mengaku telah mengenal dekat Kapolda Sumsel sejak orang tuanya masih hidup di Aceh dulu.