Soal Maju Pilkada Medan, Dahnil Anzar Tunggu Instruksi Prabowo

Nama mantan Ketua Umum Pimpinan Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, santer dikabarkan akan meramaikan bursa calon wali kota Medan untuk Pilkada 2020 mendatang.
Dahnil -- yang kini menjadi jubir Ketum Gerindra Prabowo Subianto-- memang makin mantap terjun ke politik karena resmi menjadi kader Gerindra. Namun, soal maju di Pilwalkot Medan, Dahnil mengaku menunggu instruksi Prabowo.
"Terkait bursa Wali Kota Medan, saya sepenuhnya mengikuti instruksi Pak Prabowo, apakah akan ditugaskan maju menjadi cawalkot atau tidak," kata Dahnil saat dihubungi, Senin (29/7).
Mantan koordinator Juru bicara Prabowo-Sandi itu mengaku saat ini aktivitasnya selain menjadi Jubir Prabowo, dia akan kembali ke kampus untuk mengajar. Dahnil sebelumnya menjadi dosen dan berstatus PNS, sebelum mundur karena Pilpres.
"Mengajar di kampus. Kan natural saya adalah akademisi, mudah-mudahan beberapa tahun ke depan bisa (raih) profesor," tutur Dahnil.
Dia membeberkan akan kembali ke kampus dengan mengajar di kampus-kampus Muhammadiyah level pascasarjana. "Di Muhammadiyah, di Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta dan Universitas Muhammadiyah Tangerang," tandasnya.
Sebelumnya, saat diwawancarai media di Kota Medan, Sumatera Utara, Dahnil mengaku akan melaksanakan salat istikharah terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk maju.
"Kalau apakah saya akan maju ? Saya akan istikharah. Tentu saya (juga) minta pertimbangan Pak Prabowo. Beliau senior saya dalam tahap ini. Bang Sandi juga akan saya undang untuk mempertimbangkan. Saya Istikharah minta petunjuk apakah akan perlu bertarung di sini,” ujar Dahnil kepada wartawan di Medan, Kamis (4/7)
Kota Medan memang masuk dalam 37 Kota yang akan menggelar Pilkada pada september 2020 mendatang. Kini Kota Medan dipimpin oleh Dzulmi Eldin (Golkar) dan Wakil Wali Kota Akhyar Nasution (PDIP).
