Soal Ordal dan Olok-olok, Anies Pertanyakan Standar Etika Prabowo
·waktu baca 1 menit

Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan mempertanyakan standar etika dari capres nomor urut 2 Prabowo Subianto. Menurutnya, tindakan Prabowo tak mencerminkan sikap pemimpin yang harus menjunjung tinggi etika.
"Menjadi presiden harus memiliki standar etika yang amat tinggi karena dia akan mengambil keputusan mengerahkan pasukan dan ketika harus bertempur ada korban nyawa, itu keputusan-keputusan etika," seru Anies di acara debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1).
Ia merasa standar etika yang tinggi tak tampak pada saat Prabowo menjadi Menteri Pertahanan mengingat banyaknya fenomena orang dalam (ordal) yang terjadi.
"Banyak orang dalam di pengadaan Alutsista PT Teknologi Militer Indonesia, Indonesia Defense Security, lalu orang dalam di pengelolaan food estate lalu kejadian ketika ada pelanggaran etika dan Bapak tetap jalan terus dengan cawapres yang melanggar etika?" tanya Anies ke Prabowo.
Anies pun mempertanyakan ke Prabowo terkait seberapa pentingnya etika sebagai seroang pemimpin.
"Artinya ada kompromi atas standar etika. Dan dalam pidato bapak mengolok-olok tentang pentingnya etika. Apa penjelasan Pak Prabowo soal itu?" terang Anies.
(PNS)
