Social Experiment ke Warga Palestina: Tolak Bakar Bendera Indonesia demi USD 100

Indonesia dan Palestina memiliki hubungan yang erat sejak lama, begitupun dengan hubungan masyarakat kedua negara. Indonesia menjadi salah satu negara yang mendukung kemerdekaan Palestina.
Hal ini terlihat dalam sebuah video sosial eksperimen terhadap warga Palestina yang diunggah di akun YouTube milik Abdillah Onim, yang dibuat dalam rangka memperingati HUT ke-75 RI.
Dalam video berdurasi 7 menit itu, seorang Jurnalis Palestina bernama Bara Shanty menunjukkan beragam reaksi dari masyarakat Palestina ketika diminta untuk memilih membakar bendera Indonesia dengan imbalan 100 dolar AS atau setara dengan Rp 1,4 juta.
Video yang diunggah pada Kamis (20/8) itu sudah dilihat oleh 1,1 juta orang dengan belasan ribu komentar.
"Saya pilih bakar 100 dolar Amerika, tak mungkin bakar bendera Indonesia jumlah musim terbesar di dunia," kata seorang warga Palestina.
Sebanyak 7 orang warga Palestina yang diminta untuk memilih uang atau membakar bendera Indonesia, seluruhnya memilih untuk tidak mendapatkan uang itu.
"Bendera Indonesia, kita menghormati bendera Indonesia, dan moga kelak dikibarkan di dinding Al-Quds bersama bendera Palestina," ujar seorang warga.
Dalam video tersebut, seorang warga mengatakan bahwa Indonesia merupakan sahabat Palestina, dan warga Indonesia disebutkan banyak membantu Palestina termasuk mendirikan Rumah Sakit yang besar di Palestina.
“Bahkan jika Anda memberi harta sebanyak dunia dan isinya, Saya tidak akan melakukannya, Indonesia adalah negara muslim yang selalu membantu Palestina. Mustahil jika kami membakar hanya demi uang.”
Di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, warga Gaza itu tersebut juga mendoakan Indonesia terus maju, lebih baik dan sejahtera.
***
Info program bantuan Kemanusiaan
Kantor Pusat NPC Jakarta.
Call Center: 021-8778 8187. Hp/Wa: 0811 99 444 96(npc).
Aktivitas Sosial Kemanusiaan: www.npc.or.id
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
