Sohibul soal Cawapres Anies: Demokrat Mau Cepat, NasDem Last Minute
ยทwaktu baca 2 menit

Bakal capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan, belum kunjung mengumumkan siapa cawapresnya. Padahal, hari pencoblosan tinggal 6 bulan lagi.
Pendaftaran capres dan cawapres 2024 baru dibuka KPU pada 19 Oktober sampai 25 November 2023. Sedangkan hari pencoblosan 14 Februari 2024.
Terbaru, Ketua Umum NasDem Surya Paloh mengatakan, cawapres Anies akan diumumkan di menit-menit terakhir. Menurutnya, pengumuman cawapres Anies memang tidak mau buru-buru. Tapi, bukan berarti mencerminkan KPP tidak solid.
Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Sohibul Iman, tak menampik hingga saat ini memang ada kendala dalam pengumuman cawapres Anies. Menurutnya, ada perbedaan dari NasDem dan Demokrat.
"Di sini memang ada perbedaan. NasDem ingin last minute. Sementara Partai Demokrat ingin secepatnya bahkan sejak nota kesepahaman itu ditandatangani," kata Sohibul kepada wartawan, Senin (7/8).
Meski begitu, Sohibul mengatakan dirinya meyakini Anies sudah mengantongi nama cawapresnya.
"Dari obrolan dengan Anies Baswedan, saya yakin Anies Baswedan sudah menentukan satu nama untuk cawapres tersebut. Yang belum adalah publikasinya," ucap Sohibul yang masuk dalam Tim 8 K.
Lebih jauh, eks Presiden PKS ini mengatakan, 6 bulan sudah berlalu sejak tanda tangan kerja sama NasDem, PKS dan Demokrat untuk mengusung Anies sebagai bacapres.
Menurutnya, saat ini memang merupakan waktu yang tepat bagi Anies untuk mengumumkan siapa cawapresnya.
"Enam bulan sudah lewat, menurut saya saat ini merupakan waktu yang tepat untuk deklarasi cawapres, mengingat sampai Pilpres tinggal 6 bulan lagi," ucap Sohibul.
"Jika kurang dari 6 bulan pengumumannya maka KPP akan tergopoh gopoh mensosialisasikan paket capres-cawapres ini," tutup Sohibul.
Sebelumnya, Surya Paloh mengatakan cawapres Anies baru akan diumumkan jelang pendaftaran capres-cawapres ke KPU.
"Ibarat pertandingan sepak bola internasional seperti Piala Dunia yang kawan-kawan ikuti, dua menit terakhir, bisa berubah semuanya. NasDem juga belajar itu," kata Paloh usai meresmikan kantor DPD NasDem Sumatera Barat di Padang, Minggu (6/8).
Namun, politikus Demokrat Andi Arief mengkritik pernyataan Surya Paloh yang bakal mengumumkan siapa cawapres Anies Baswedan pada menit-menit terakhir.
Andi Arief mengatakan, koalisi lain mungkin memiliki strategi untuk mengumumkan cawapres di menit-menit akhir. Namun, ia menilai Koalisi Perubahan untuk Persatuan tidak harus mengikuti cara seperti ini.
"Koalisi lain mungkin punya strategi cawapres last minute. Koalisi perubahan tidak harus demikian," kata Andi Arief.
Andi Arief menilai, bisa keliru jika pengumuman cawapres diumumkan di menit-menit akhir. Ia mendorong Anies untuk segera menentukan sikap.
