SOKSI Akan Gelar Munas untuk Pilih Ketum, Pastikan Tak Ada Dualisme

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konferensi pers Depinas Soksi di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta pada Minggu (18/5/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi pers Depinas Soksi di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta pada Minggu (18/5/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Organisasi pendiri Partai Golkar, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), bakal memilih ketua umum. Pemilihannya dilakukan melalui mekanisme musyawarah nasional (Munas).

Ketua Penyelenggara Munas ke-XII SOKSI, Wendy Nugraha, mengungkapkan rangkaian Munas akan digelar mulai besok, Senin (19/5). Namun, pembukaannya baru akan digelar pada Selasa (20/5) yang akan dihadiri oleh Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia.

“Rencana pembukaan yang akan dihadiri oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Pak Bahlil Lahadalia, rencana akan dilaksanakan sekitar pukul 3.30 waktu Indonesia Barat tanggal hari Selasa, berarti tanggal 20,” kata Wendy di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Minggu (18/5).

Wendy mengatakan sudah ada beberapa nama yang akan mendaftar sebagai bakal calon ketua umum organisasi tersebut. Namun, ia belum mengungkapkan sosok siapa saja yang bakal menggantikan ketum SOKSI saat ini, Ahmad Noor Supit.

“Calon ketua umum kelihatannya sudah mulai ancang-ancang untuk mendaftar karena kita setelah hari ini nanti akan dijelaskan proses pendaftaran untuk calon-calon ketua umum Depinas (Dewan Pimpimnan Nasional) SOKSI yang kemungkinan akan ditutup juga dalam waktu sebelum menjelang kepada Munas,” ujarnya.

“Siapa pun warga negara Indonesia, khususnya partai Golkar, tentu Depinas SOKSI, kader SOKSI, kami membuka seluas-luasnya bagi siapa pun untuk menjadi bakal calon ketua umum,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Penyelenggara Munas SOKSI ke-XII, Dicky Loupatty menegaskan tak ada dualisme dalam SOKSI. Kata dia, organisasi SOKSI yang sah dan terdaftar secara resmi adalah yang dipimpin oleh Ahmad Noor Supit.

“Bahwa di Partai Golkar hari ini hanya satu kepengurusan SOKSI, DPP SOKSI. Yaitu di bawah kepemimpinan Pak Ahmad Supit dan Pak Misbakhun. Dasar hukumnya sudah jelas,” kata Dicky.

Dicky menegaskan bahwa organisasi SOKSI ini merupakan organisasi yang diputuskan dalam Rakernas DPP Golkar.

“SOKSI yang Depinasnya di bawah kepemimpinan pak Ahmad Noor Supit dan pak Misbakhun yang masa baktinya akan berakhir di munas pada tanggal 20 hari ini. Ini kami pertegas lagi jadi tidak ada dualisme,” tutur Dicky.