Sopir Bus di Jepang Terpapar Virus Corona, Diduga dari Turis Wuhan

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Staf medis di Rumah Sakit Jinyintan, tempat pasien virus corona di Wuhan, China Foto: REUTERS/Stringer
zoom-in-whitePerbesar
Staf medis di Rumah Sakit Jinyintan, tempat pasien virus corona di Wuhan, China Foto: REUTERS/Stringer

Kementerian Kesehatan Jepang mengonfirmasi 6 warganya positif terjangkit virus corona. Lima pasien memiliki riwayat perjalanan dari Wuhan, China, lokasi pertama penyebaran virus.

Namun, ada satu pasien (60 tahun) yang tidak pernah mengunjungi Wuhan atau sejumlah kota di China. Hanya saja, pria yang berprofesi sopir bus travel itu belum lama ini dua kali mengangkut turis Wuhan yang datang ke Jepang, awal Januari.

Hingga pada Sabtu (25/1), pria itu dirawat di rumah sakit karena flu dan demamnya kian parah.

Aktivitas tim medis Rumah Sakit Wuhan, China saat merawat pasien terjangkit virus corona. Foto: THE CENTRAL HOSPITAL OF WUHAN VIA WEIBO /via REUTERS

Menteri Kesehatan Katsunobu Kato menegaskan pasien tersebut tidak pernah bepergian ke China sebelumnya, termasuk Wuhan.

"Jika benar ia terinfeksi dari para turis Wuhan, ini berarti menjadi kasus pertama di Jepang virus menular dari manusia ke manusia, khusus di Jepang (karena tak ada riwayat perjalanan ke China)," tutur Katsunobu dilansir AFP, Selasa (28/1).

Hingga kini, angka kematian akibat virus corona di China mencapai 106 jiwa. Lebih dari 4.000 orang di berbagai negara terinfeksi virus mematikan yang diduga berasal dari kelelawar dan ular ini.

Infografik Waspada Virus Corona. Foto: Andri Firdiansyah Arifin/kumparan