Sopir Ojol di Semarang Dikeroyok di SPBU Hanya karena Minta Majukan Antrean

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas mengganti papan harga SPBU jelang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jakarta, Sabtu (3/9/2022). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas mengganti papan harga SPBU jelang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jakarta, Sabtu (3/9/2022). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Nasib nahas menimpa sopir ojol di Kota Semarang bernama Hasto Priyo Santoso. Pria 54 tahun itu dikeroyok sejumlah orang di SPBU Jalan Brigjend Sudiarto, Kelurahan Kalicari Pedurungan, Semarang.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan, kejadian itu terjadi pada Sabtu (24/9) pukul 16.00 WIB. Korban dikeroyok ketika akan membeli BBM jenis Pertalite.

"Korban akan membeli BBM jenis Pertalite dan antre di pompa nomor 5. Saat antrean sedang berjalan, ada dua sepeda motor dengan posisi satu motor berboncengan dan motor lain sendirian di depan korban, dengan selisih jarak 3 antrean di depan korban dengan posisi berhenti," kata Irwan.

Korban kemudian meminta mereka untuk maju ke depan. Ketika itu, Hasto mengatakan 'Mas, tolong maju, depan sudah longgar tuh'.

Namun, salah satu pelaku yang memakai jaket hijau dengan tulisan Fila menjawab 'sabar'. Tidak lama setelah itu, tanpa diduga pelaku menstandarkan motor dan langsung menghampiri korban.

"Pelaku memukul ke arah dagu/muka korban. Sehingga korban melawan dengan cara menangkis dan membalas pukulan tersebut. Tak lama kemudian, tekan pelaku yang memakai jaket hitam ikut memukuli korban dengan menggunakan helmya," ucap dia.

Akibatnya, korban terjatuh dari motornya dan mengalami luka. Selanjutnya korban berobat ke RS Bhayangkara karena mengalami luka lebam.

"Setelah selesai berobat, korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Pedurungan untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," ucap dia.

Pelaku yang mengeroyok sopir ojol di Semarang. Foto: Dok. Istimewa

Akan tetapi, sekitar pukul 19.00 WIB salah satu teman korban bernama Andi Wibowo Setyo bersama rekan ojol lainya telah membawa dan mengamankan salah satu pelaku pengeroyokan ke Polsek Pedurungan.

Pelaku dibawa dengan keadaan terluka dan tidak sadarkan diri.

"Sampai saat ini terlapor sekaligus yang menjadi korban pengeroyokan di Jalan Nogososri Telogosari yang belum diketahui identitasnya masih dalam perawatan dokter di RS Bhayangkara Semarang dan belum bisa dimintai keterangan," tutup Irwan.