Sopir Taksi di Bali yang Ancam Turis WNA Pakai Sajam Dibekuk di Bandara Juanda
·waktu baca 2 menit

Sopir taksi Yanuarius Toebakae (20) kabur ke Jawa Timur setelah aksinya mengancam dua penumpang perempuan berkebangsaan asing dengan senjata tajam (sajam) pisau viral di media sosial, Kamis (4/1) siang kemarin.
Aksi pelarian Yanuarius ini berhasil digagalkan polisi. Yanuaris ditangkap pihak kepolisian saat hendak turun dari pesawat di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Kamis (4/1) sore.
"Sudah ditangkap kemarin sore di dalam pesawat di Bandara Juanda. Setelah tahu viral, dia kabur," kata Panitreskrim Polsek Kuta Ipda Adhi Waluyo saat dikonfirmasi.
Belum diketahui motif Yanuarius mengancam para penumpang. Polisi berencana merilis kasus ini ke publik pada pukul 14.00 WITA nanti.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Aviatus Panjaitan mengatakan, kasus ini terjadi pada Selasa (2/1) sekitar pukul 17.00 WITA.
"Dari hasil penyelidikan didapatkan informasi bahwa taksi tersebut adalah Taksi Koperasi Jasa Angkutan Ngurah Rai Bali," katanya.
Dalam video yang beredar, pengancaman ini bermula pada saat sopir meminta ongkos taksi sekitar 50 dolar AS atau sekitar Rp 776 ribu. Penumpang menolak dengan menawarkan uang senilai Rp 50 ribu. Sopir lalu mengeluarkan pisau silet dan mengancam melukai penumpang.
Penumpang itu terlihat berteriak minta tolong dan membujuk sopir dengan uang Rp 50 ribu. Penumpang itu berhasil keluar dan minta tolong kepada satpam yang sedang berada di lokasi.
"Tolong keluarkan kami. Cuma itu yang kami punya. Tolong," kata bule itu.
