Sosok Amsori di Tengah Deklarasi Majelis Sang Presiden Dukung Anies

8 Juni 2022 20:18
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Amsori terlihat ditengah tamu undangan Majelis Sang Presiden Deklarasi Anies Baswedan Capres 2024 di Hotel Bidakara grand Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (8/6). Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Amsori terlihat ditengah tamu undangan Majelis Sang Presiden Deklarasi Anies Baswedan Capres 2024 di Hotel Bidakara grand Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (8/6). Foto: Haya Syahira/kumparan
ADVERTISEMENT
Majelis Sang Presiden mendadak muncul dan menggelar deklarasi mendukung Anies Baswedan di ballroom Birawa, Hotel Bidakara Grand Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (8/6).
ADVERTISEMENT
Kelompok ini mengaku merupakan sekumpulan dari eks HTI, eks FPI, hingga mantan narapidana aksi terorisme. Salah satu yang dicari, yakni kehadiran sosok ketua panitia deklarasi yang disebut sebagai Abu Abdurrahman.
kumparan menelusuri sosok Abu Abdurrahman yang tertulis sebagai ketua panitia deklarasi dalam setiap undangan yang disebar. Sebagian pihak menyebut, Abu Abdurrahman memiliki nama asli Amsori.
Foto Amsori juga beredar di media sosial. Dia disebut-sebut sebagai anggota LPBH NU.
kumparan lalu membandingkan foto yang beredar dengan salah satu orang yang paling sibuk saat acara berlangsung.
Amsori terlihat memakai kacamata, peci berwarna hitam, dan baju kemeja bewarna putih. Ia terlihat berlalu lalang di ballroom tempat acara itu dilangsungkan.
Bahkan, ia sempat menengahi pertikaian antara para tamu undangan terkait dengan adanya bendera dengan tulisan kalimat tauhid berwarna hitam dan putih yang diletakkan di atas panggung.
Amsori terlihat ditengah tamu undangan Majelis Sang Presiden Deklarasi Anies Baswedan Capres 2024 di Hotel Bidakara grand Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (8/6). Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Amsori terlihat ditengah tamu undangan Majelis Sang Presiden Deklarasi Anies Baswedan Capres 2024 di Hotel Bidakara grand Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (8/6). Foto: Haya Syahira/kumparan
Sepanjang acara, Amsori memang terlihat memakai masker. Namun sesekali ia membuka masker saat meminta panitia untuk menurunkan bendera kalimat tauhid tersebut.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
“Izin benderanya diturunkan saja,” kata Amsori kepada panitia saat menengahi pertikaian itu.
Salah satu deklarator yang juga eks napiter, Kartono, mengungkapkan dirinya dihubungi oleh seseorang bernama Amsori bukan Abu Abdurrahman.
“Saya diundang. Bukan inisiator. [Yang mengundang] Ustaz Amsori,” kata Kartono saat diwawancara oleh wartawan di Hotel Bidakara, Rabu (8/6).
Namun saat ditanya lebih lanjut, Kartono mengaku tidak mengetahui latar belakang Amsori. Tapi, salah satu teman Kartono yang juga merupakan tamu undangan mengatakan mengaku mengetahui bahwa Amsori berasal dari Depok, Jawa Barat.
“Waduh enggak tau juga (dari kelompok mana),” kata Kartono.
“Dari Depok,” sambung tamu undangan lain.
Amsori terlihat ditengah tamu undangan Majelis Sang Presiden Deklarasi Anies Baswedan Capres 2024 di Hotel Bidakara grand Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (8/6). Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Amsori terlihat ditengah tamu undangan Majelis Sang Presiden Deklarasi Anies Baswedan Capres 2024 di Hotel Bidakara grand Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (8/6). Foto: Haya Syahira/kumparan
kumparan kembali menelusuri keterkaitan antara Amsori dan Abu Abdurrahman. Saat mencoba mencari tahu nomor Abu Abdurrahman dari sebuah aplikasi pelacak nama kontak, ditemukan nama Amsori, Amsori PBNU, dan sebagainya. Tidak ada satu pun tertulis nama Abu Abdurrahman di sana.
ADVERTISEMENT
kumparan mencoba untuk menghubungi Amsori sejak acara deklarasi usai. Namun hingga saat ini Amsori maupun Abu Abdurrahman tidak menjawab satupun panggilan dari kumparan.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020