Sosok Daryatmo, Ketua Umum Hanura Kubu Sudding

Partai Hanura bergejolak. Mayoritas pengurus Hanura melengserkan Ketua Umum Oesman Sapta Odang, lantaran dianggap melanggar aturan organisasi seperti memberhentikan pengurus secara sepihak hingga pengelolaan keuangan partai yang tak transparan.
Imbasnya, DPP Partai Hanura kubu Sudding menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk melengserkan OSO dan mengangkat Daryatmo sebagai penggantinya. Pengesahan Daryatmo sebagai ketum baru digelar dalam Munaslub pagi tadi di DPP Hanura, Cilangkap, Jakarta, Kamis (18/1).
Siapa sosok Daryatmo? Berikut kumparan (kumparan.com) merangkum informasinya.
Marsekal Madya TNI Purnawirawan Daryatmo lahir di Wonogiri, 10 April 1955. Ia merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1978. Beberapa jabatan yang pernah diembannya selama di militer, antara lain sebagai Kadispen TNI AU, Dankodik TNI AU, dan Aspers Panglima TNI.
Karier militernya mulai melejit saat ia diangkat menjadi Komando Pendidikan Angkatan Udara tahun 2009-2010. Di tahun 2011, Daryatmo lalu menduduki jabatan sebagai Kepala Badan Sar selama satu tahun.

Setahun kemudian, tepatnya pada tanggal 24 Agustus 2012, Daryatmo dilantik menjadi Kasum TNI menggantikan Letjen TNI Johanes Suryo Prabowo.
Daryatmo mulai memasuki dunia politik ketika ia bergabung dengan Partai Hanura. Di tahun 2016, ia kemudian menjabat sebagai Wakil Ketua Umum, dengan Oesman Sapta Odang sebagai Ketumnya.
Kini, usai Munaslub yang digelar oleh kubu Sudding, Daryatmo resmi menjabat sebagai ketua umum. Tepatnya, ketua umum kubu Sarifudin Sudding karena masih ada ketua umum lain, Oesman Sapta yang masih memegang SK Kemenkumham.
Kisruh di Partai Hanura hingga kini diketahui masih berlanjut. Partai Hanura kubu OSO, menganggap Munaslub yang digelar Sudding tidak sah.
OSO juga sudah mengambil tindakan dengan memecat Sarifudin Sudding sebagai Sekjen Hanura. Sebagai gantinya, OSO mengangkat keluarga besan Presiden Joko Widodo, Harry Lontung Siregar sebagai penggantinya.
