Sosok Geraldine Beldi, Guru SD yang Temukan Jenazah Eril di Aare

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ridwan Kamil bersama Geraldine  Beldi, seorang guru SD yang menemukan jenazah Eril di Sungai Aare. Foto: Instagram/@ridwankamil
zoom-in-whitePerbesar
Ridwan Kamil bersama Geraldine Beldi, seorang guru SD yang menemukan jenazah Eril di Sungai Aare. Foto: Instagram/@ridwankamil

Jenazah Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, anak sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, ditemukan di bendungan Engehalde Bern, Swiss, pada Rabu (8/6) pagi waktu setempat. Ada sosok guru SD bernama Geraldine Beldi dalam penemuan jenazah Eril.

Ridwan Kamil dalam Instagramnya mengunggah sosok Geraldine. Ia mengatakan jenazah anaknya ditemukan saat Geraldine akan berangkat mengajar.

"Seorang guru SD yang menemukan jenazah Eril di Sungai Aare, saat ia sedang berjalan pagi menuju tempatnya mengajar. Ia langsung menelepon polisi dan akhirnya jenazah Eril bisa ditemukan dan diselamatkan dengan baik," tulis pria yang akrab disapa Emil itu, Jumat (10/6).

Emil yang saat ini berada di Bern, Swiss, pun meminta kepada timnya agar bisa bertemu dengan Geraldine. Ia ingin berterima kasih secara langsung pada wanita itu.

"Saya berkewajiban menghaturkan terima kasih, sebelum pulang ke tanah air,” kata Emil.

Infografik Lokasi Jenazah Eril Ditemukan. Foto: kumparan

Pertemuan itu terjadi pada hari ini sekitar jam 11 waktu setempat. Geraldine ditemui Emil usai mengajar.

"Eril ke sini niatnya mau belajar, akhirnya takdirnya diselamatkan oleh seorang guru pengajar yang baik hati dan sederhana," tulis Emil.

"Danke Mrs. Geraldine Beldi @geraldine_beldi. Hatur nuhun. Terima kasih," lanjut Emil.

Dalam unggahannya di media sosial itu Emil juga menyisipkan sedikit perbicangannya dengan Geraldine. Berikut kutipannya:

“Kami warga Kota Bern, tahu semua tentang berita Eril. Jadi saya pun tiap jalan kaki, selalu melihat ke arah sungai Aare. Dan ternyata saya yang menemukannya. Turut berduka cita ya Pak,"

"Ibu Geraldine kalau ingin berlibur ke Indonesia, tolong kabari saya, ya. Nanti semuanya saya yangg urus sebagai rasa terima kasih kami."

embed from external kumparan