Sosok Mayjen TNI Kristomei Sianturi yang Dilantik Jadi Kepala BNPB

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kristomei Sianturi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kristomei Sianturi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan

Presiden Prabowo Subianto melantik Mayjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10).

Kristomei menggantikan Letjen TNI Suharyanto yang sebelumnya menduduki jabatan tersebut.

Sebelum dipercaya memimpin BNPB, Kristomei menjabat sebagai Panglima Kodam (Pangdam) XXI/Radin Inten. Perwira tinggi TNI Angkatan Darat itu sebelumnya juga pernah menduduki sejumlah posisi strategis di lingkungan TNI, mulai dari bidang operasi hingga penerangan.

Profil Kristomei

Kristomei merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1997 dari kecabangan Infanteri. Karier militernya berkembang melalui berbagai penugasan di satuan dan lembaga pendidikan TNI, sebelum akhirnya dipercaya memimpin Kodam XXI/Radin Inten dan kini menjadi Kepala BNPB.

Pria berdarah Batak yang lahir di Lampung pada 6 Mei 1976 itu merupakan alumnus SMA Taruna Nusantara angkatan 1994. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, dia melanjutkan pendidikan militer di Akmil dan lulus pada 1997.

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si (Han) di Bandar Lampung. Minggu (6/9/2026). Foto: Dok. Kodam XII Raden Inten

Dalam perjalanan kariernya, Kristomei mengikuti sejumlah pendidikan dan pelatihan militer untuk menunjang penugasan serta pengembangan kepemimpinannya. Dia menempuh pendidikan Sekolah Calon Perwira (Sesarcab) Infanteri, Pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa) I dan II, serta Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad).

Saat mengikuti pendidikan Seskoad, Kristomei meraih penghargaan Taskap Karya Tulis Terbaik pada 2012. Dia juga tercatat sebagai lulusan terbaik Kursus Operasi Gabungan (Susopsgab) TNI 2018.

Sebelum menduduki jabatan-jabatan di tingkat pusat, Kristomei telah menjalani sejumlah penugasan yang berkaitan dengan operasi dan pembinaan personel TNI.

Pada 2020-2022, dia menjabat Asisten Operasi Kepala Staf Kodam (Asops Kasdam) I/Bukit Barisan. Jabatan tersebut berkaitan dengan pelaksanaan tugas di bidang operasi di lingkungan Kodam I/Bukit Barisan.

Pada 2022, Kristomei dipercaya menjadi Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Iskandar Muda. Dia kemudian mendapat penugasan sebagai Perwira Pembantu IV/Operasi Dalam Negeri Staf Operasi TNI (Paban IV/Opsdagri Sops TNI) pada 2022-2023.

Pengalaman di bidang operasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan kariernya sebelum beralih ke jabatan yang berhubungan dengan komunikasi dan penerangan TNI.

Nama Kristomei semakin dikenal ketika dia ditunjuk sebagai Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) pada 2023. Dia menggantikan Brigjen TNI Hamim Tohari yang beralih tugas menjadi Perwira Staf Ahli Tingkat II KSAD Bidang Lingkungan Hidup.

Penunjukan itu sekaligus menandai kenaikan pangkat Kristomei dari kolonel menjadi brigadir jenderal (brigjen) TNI, dengan pangkat bintang satu di pundaknya.

Pada Juli 2024, Kristomei kembali mendapat penugasan baru sebagai Komandan Resimen Taruna (Danmentar) Akmil. Dia menggantikan Brigjen TNI Dwi Sasongko.

Namun, jabatan tersebut tidak lama diembannya. Pada Desember 2024, Kristomei dialihkan menjadi Wakil Gubernur Akademi Militer (Wagub Akmil), menggantikan Brigjen TNI Sapto Widhi Nugroho.

Kariernya kemudian berlanjut ke tingkat Mabes TNI. Pada 20 Maret 2025, Kristomei resmi menjabat sebagai Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI.

Sebelum ditunjuk sebagai Kapuspen TNI, dia menjabat sebagai Wagub Akmil. Pengangkatan tersebut juga diikuti kenaikan pangkatnya menjadi mayor jenderal (mayjen) TNI, dengan dua bintang di pundaknya.

Sebagai Kapuspen TNI, Kristomei bertugas di bidang penerangan dan komunikasi institusi TNI. Penugasan itu melanjutkan pengalamannya di bidang penerangan setelah sebelumnya memimpin Dispenad.

Ditunjuk menjadi Pangdam XXI/Radin Inten pada Agustus 2025

Pangdam XXI Raden Inten Lampung Kristomei di Kompleksitas Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Foto: Zamachsyari/kumparan

Setelah beberapa bulan menjabat Kapuspen TNI, Kristomei kembali mendapat penugasan di lingkungan komando kewilayahan. Pada Minggu, 10 Agustus 2025, dia resmi menjabat sebagai Pangdam XXI/Radin Inten.

Kristomei termasuk dalam kelompok perwira tinggi TNI yang dipercaya menjadi panglima komando daerah militer baru. Saat itu, Presiden Prabowo Subianto meresmikan sejumlah Kodam baru sekaligus menetapkan para perwira tinggi yang akan memimpin komando tersebut.

Penunjukannya sebagai Pangdam XXI/Radin Inten menjadi salah satu tahap penting dalam perjalanan karier militernya. Sebelum menduduki jabatan itu, Kristomei telah menjalani penugasan di bidang operasi, pendidikan militer, serta penerangan di lingkungan TNI AD dan Mabes TNI.