Sosok Riza Patria, Wagub DKI Terpilih Pendamping Anies

Riza Patria terpilih menjadi Wagub DKI yang kosong lebih dari satu tahun. Riza akan mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk meneruskan sisa masa jabatan hingga 2022 nanti.
Riza menang dari pesaingnya, Nurmansjah Lubis, dari PKS, dengan perolehan 81 suara dari total 100 orang anggota yang memilih. Sementara Nurmansjah hanya mendapat 17 suara. Sedangkan 2 suara dinyatakan tidak sah. Dengan perolehan itu, Riza terpilih menjadi wagub DKI sisa masa jabatan 2017-2022.
Pria yang lahir di Banjarmasin, 17 Desember 1969 ini merupakan Lulusan S2 Administrasi Bisnis ITB Bandung angkatan 2004-2008. Sebelum mengenyam pendidikan di ITB, Riza merupakan lulusan S1 Teknik Sipil, ISTN angkatan 1989-1997.
Riza memiliki sepak terjang yang cukup luas di dunia politik. Bagaimana tidak, politikus Gerindra ini pernah menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2014-2019 sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR. Riza bahkan kembali terpilih untuk duduk di kursi parlemen periode 2019-2024 dengan perolehan 54.528 suara.
Namun, Riza Patria akhirnya mengajukan surat pengunduran dirinya sebagai Anggota DPR periode 2019-2024 karena maju sebagai Cawagub DKI.
Perjalanan politiknya tak berhenti di situ, Riza juga pernah turun langsung sebagai tim pemenangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai salah satu paslon saat Pemilihan Presiden 2019. Waktu itu, Riza menjabat sebagai Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) yang merupakan timses Prabowo-Sandi.
Riza juga diketahui pernah maju sebagai cawagub Independen DKI Jakarta pada 2012 silam. Kala itu, Riza berpasangan dengan Hendardji Supandji. Namun keduanya gagal terpilih.
Selain itu, Riza juga pernah terlibat dalam banyak organisasi. Salah satunya, Riza pernah menjadi bagian dari KADIN Indonesia sebagai Ketua Komtap Organisasi Tahun 2010-2015. Riza juga pernah menjadi Ketua DPP KNPI pada 2002 - 2005. Juga sebagai Ketua DPD KNPI DKI Jakarta periode 2002 - 2005.
Bukan cuma politik, Riza juga diketahui pernah terjun ke dunia bisnis. Pada tahun 2001-2015, Riza pernah menjabat sebagai Komisaris PT Indoproperti Galaraytama.
Namun, di balik sejumlah rekam jejak positifnya, ada catatan kelam dalam perjalanan karier Riza. Pada 2005 silam, nama Riza pernah terseret dalam kasus korupsi. Waktu itu Riza menjabat sebagai Kepala Divisi II KPUD DKI Jakarta. Riza didakwa melakukan korupsi dalam pengadaan barang dan jasa Pemilu 2004.
Namun, Riza akhirnya dibebaskan karena dianggap tak bersalah dan tak terlibat dalam kasus korupsi itu.
***
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
