Kumparan Logo
Dua tersangka penyiraman Novel Baswedan
RB (depan) dan RM (belakang), dua tersangka penyiram Novel Baswedan di Rutan Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (28/12).

Sosok RM dan RB di Balik Penyerangan Novel Baswedan

kumparanNEWSverified-green

comment
13
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
RB (depan) dan RM (belakang), dua tersangka penyiram Novel Baswedan di Rutan Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (28/12). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
RB (depan) dan RM (belakang), dua tersangka penyiram Novel Baswedan di Rutan Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (28/12). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Untuk pertama kalinya, dua orang terduga pelaku penyerangan penyidik senior KPK, Novel Baswedan, diperlihatkan ke publik.

Dua anggota polisi aktif yang diduga pelaku aksi teror itu terlihat saat mereka keluar dari gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Sabtu (28/12) pukul 14.20 WIB.

Saat keluar, mereka dikawal ketat sejumlah anggota kepolisian lainnya. Keduanya memakai baju tahanan dan diborgol.

RB (depan) dan RM (belakang), dua tersangka penyiram Novel Baswedan di Rutan Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (28/12). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Tak banyak kata yang terucap dari RM dan RB saat keluar dari gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Namun, sembari berjalan menuju mobil, RB menyebut Novel sebagai pengkhianat.

"Tolong dicatat, saya enggak suka sama Novel karena dia pengkhianat," kata RB.

RB tidak membeberkan dengan detail kenapa ia menyebut Novel pengkhianat.

RB, salah satu tersangka penyiram Novel Baswedan di Rutan Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (28/12). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Setelahnya RM dan RB digiring masuk ke dalam sebuah mobil. Mereka dibawa menuju rutan Bareskrim Mabes Polri.

Sampai saat ini, identitas RM dan RB belum diungkap ke publik. Belum diketahui, di mana kedua polisi tersebut bertugas.

Motif Masih Belum Diungkap

Salah satu tersangka penyiraman Novel Baswedan, RM, dibawa menggunakan mobil tahanan di Rutan Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (28/12). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Sementara itu, berbicara di Mapolda Metro Jaya, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan, RB yang melakukan penyiram air keras. Sedangkan, RM mengendarai motor.

"Ada yang nyopir sama yang nyiram. (Yang nyiram) RB," kata Argo.

Terkait motif serangan, Argo menegaskan semua akan diungkap dalam pengadilan.

video youtube embed

"Tentunya semua-semuanya ditanyakan. Motif pun ditanyakan semuanya, tapi polisi kan bukannya untuk menghakimi, bukan, tapi membuktikan. Makanya hasilnya yang akan dikemukakan di sidang pengadilan," kata Argo.

"Yang penting bahwa semua peristiwa ini kita tanyakan semua dan nanti akan diungkapkan di sidang pengadilan," tambah Argo.

RM dan RB sendiri diamankan di sebuah rumah di daerah Cimanggis, Depok, Jawa Barat pada Kamis (26/12). Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit mengungkapkan, penangkapan kedua pelaku dibantu oleh Kakor Brimob.