Spanyol Bakal Larang Panggilan Telepon Spam

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi spam-call. Foto: wisely/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi spam-call. Foto: wisely/Shutterstock

Pemerintah Spanyol tengah menyiapkan aturan baru untuk melarang perusahaan melakukan panggilan telepon komersial tanpa izin konsumen.

Nantinya operator telekomunikasi akan memblokir panggilan dari perusahaan yang tidak menggunakan kode digital khusus.

Menurut Menteri Hak Konsumen Pablo Bustinduy, upaya ditujukan untuk melindungi privasi dan ketenangan warga.

“Panggilan komersial akan diidentifikasi dengan kode atau awalan tertentu. Operator wajib memblokir panggilan dari perusahaan yang tidak memakainya,” ujarnya kepada wartawan, Senin (12/5), lapor AFP.

Pemerintah juga berencana membatalkan secara hukum semua kontrak yang lahir dari panggilan tak diminta.

Selain itu, perusahaan akan diwajibkan memperbarui izin konsumen untuk menerima panggilan setiap dua tahun.

“Tujuannya adalah menghentikan model bisnis yang mengganggu dan merugikan warga,” kata Bustinduy, yang berasal dari partai koalisi Sumar.

Langkah ini merupakan bagian dari amandemen rancangan undang-undang hak konsumen yang akan dibahas di parlemen dalam beberapa minggu ke depan.

Sebuah studi global dari perusahaan keamanan digital Hiya mencatat bahwa 42 persen panggilan di Spanyol pada kuartal ketiga 2023 tergolong spam—angka tertinggi kedua di Eropa. Temuan itu memperkuat dorongan publik untuk membatasi praktik panggilan tanpa izin.