Spanyol Laporkan Kematian Pertama Akibat Cacar Monyet

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sebuah gambar yang dibuat selama penyelidikan wabah cacar monyet, yang terjadi di Republik Demokratik Kongo (DRC), 1996 hingga 1997, menunjukkan tangan seorang pasien dengan ruam akibat cacar monyet. Foto: Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Sebuah gambar yang dibuat selama penyelidikan wabah cacar monyet, yang terjadi di Republik Demokratik Kongo (DRC), 1996 hingga 1997, menunjukkan tangan seorang pasien dengan ruam akibat cacar monyet. Foto: Reuters

Spanyol melaporkan kematian pertama akibat cacar monyet pada Jumat (29/7). Dikutip dari Reuters, ini merupakan kasus kematian pertama cacar monyet di Eropa dan yang kedua di luar Afrika setelah wabah ini merebak.

Berdasarkan laporan WHO sejak 22 Juli, hanya lima kematian yang telah dilaporkan di seluruh dunia, di mana semuanya berada di Afrika.

Pada Sabtu lalu, WHO menyatakan wabah yang menyebar dengan cepat itu sebagai darurat kesehatan global. Itu merupakan status tingkat kewaspadaan tertinggi.

Dalam laporan terakhirnya, Kementerian Kesehatan Spanyol mengungkapkan ada 4.298 kasus cacar monyet yang terkonfirmasi di sana. Dari 3.750 pasien yang mendapat informasi, 120 di antaranya dirawat di rumah sakit dan satu meninggal, tanpa memberikan detail lebih lanjut.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Spanyol menolak memberikan detail lebih lanjut tentang pasien yang meninggal.