Spesifikasi LRT Jabodebek yang Tabrakan: Kereta Tercanggih, Tanpa Masinis
·waktu baca 3 menit

Kereta LRT Jabodebek mengalami tabrakan di kawasan Munjul, Jakarta Timur, Senin (25/10). Tabrakan terjadi ketika kedua kereta sedang menjalani uji coba.
Hingga saat ini, penyebab tabrakan masih didalami PT INKA dan Adhi Karya. Sehingga belum diketahui penyebab pasti kecelakaan kereta yang masih tahap uji coba tersebut.
Kereta LRT ini digadang-gadang menjadi yang tercanggih di Indonesia karena beroperasi secara otomatis tanpa masinis. Hal ini juga yang disebut menjadi salah satu alasan mengapa proses uji coba kereta LRT memakan waktu yang cukup lama.
“[…] Kereta yang paling canggih di Indonesia saat ini, kereta ini tidak pakai masinis. Jadi jalan sendiri-sendiri, kira-kira seperti itu, sehingga butuh proses untuk pegujian yang cukup lama,” kata Direktur Utama PT INKA (Persero) Budi Noviantoro dalam acara pelepasan LRT trainset ke-31 PT INKA di Madiun pada 14 Oktober 2021.
Dikutip dari situs resmi INKA, kereta LRT ini berkecepatan 90 km/jam dengan kecepatan operasi maksimum 80 km/jam. Berat kereta LRT 12 ton dengan material alumunium alloy, sementara untuk cover bagian depan/kabin menggunakan komposit.
Tegangan suplai daya kereta LRT sebesar 750 VDC dengan menggunakan rel ketiga (third rail). Sementara untuk kapasitas penumpang, kereta LRT ini bisa menumpang 1.480 orang dalam keadaan full load dan 740 orang dalam keadaan normal load.
Pengadaan rangkaian kereta LRT Jabodebek dilakukan secara bertahap. Rangkaian kereta terakhir tiba di Stasiun Harjamukti, Cibubur, Jawa Barat, pada Minggu (17/10) lalu dari pabrik PT INKA di Madiun, Jawa Timur.
Ini merupakan kereta ke-31 untuk proyek LRT Jabodebek fase 1. Pada 16-17 Oktober, Adhi Karya melakukan tes beban pada infrastruktur prasarana LRT Jabodebek, yaitu bentang panjang yang terletak di atas jalan Tol Jakarta Outer Ring Road atau JORR.
Setelah tes beban, dilanjutkan dengan testing commisioning menuju mode automatisasi grade 3 (GoA3) di lintas Cibubur-Cawang dalam rangka menuju pengoperasian tahun depan.
Sebelumnya, Dirjen KA Kemenhub Zulkifri berharap kereta ke-31 tersebut dapat bisa dioperasikan tahun depan. Apalagi, LRT Jabodebek merupakan jawaban permasalahan kemacetan Jakarta yang selama ini menjadi momok masyarakat di kawasan Jabodebek.
"Kita tahu masyarakat dengan beban kemacetan yang tingginya, diharapkan transportasi massal seperti LRT Jabodebek bisa tadi 3 menit headway, ini akan membantu pengurangan kemacetan di Jakarta dan memberikan layanan mobilitas masyarakat Jabodebek," kata Zulkifri saat melepas trainset terakhir dari pabrik PT INKA di Madiun, 14 Oktober lalu.
===
Jangan lewatkan informasi seputar Festival UMKM 2021 kumparan dengan mengakses laman festivalumkm.com. Di sini kamu bisa mengakses informasi terkait rangkaian kemeriahan Festival UMKM 2021 kumparan, yang tentunya berguna bagi para calon dan pelaku UMKM.
