Sri Sultan Minta Malioboro Harus Bersih, Bagaimana Kondisinya Sekarang?

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta pada Jumat (11/4/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta pada Jumat (11/4/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mendapat pesan dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X agar kawasan Malioboro harus senantiasa bersih.

Pesan itu disampaikan Sultan saat rapat dengan Hasto di Kepatihan Pemda DIY, Jumat (11/4).

Lalu bagaimana kondisi terkini Malioboro? Untuk mengetahuinya, kumparan menyusuri Jalan Malioboro dari utara ke selatan.

Pantauan kumparan, jika tak dilihat secara detail, kawasan Malioboro tampak bersih dan rapi.

Kondisi kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta pada Jumat (11/4/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Terlebih Malioboro merupakan bagian dari kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta yang telah resmi ditetapkan sebagai salah satu warisan dunia dari Indonesia oleh Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (UNESCO).

Namun, bila dilihat saksama masih ada beberapa hal yang perlu dibereskan.

Sampah Plastik di Selokan

Pertama, kotoran bekas-bekas sampah plastik masih tampak di selokan kecil sisi barat Jalan Malioboro. Selokan itu tertutup oleh besi grill. Ketika sampah masuk selokan, maka cukup sulit untuk mengambilnya.

Kondisi kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta pada Jumat (11/4/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Kondisi kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta pada Jumat (11/4/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Kedua, mayoritas tempat sampah yang tersedia di Malioboro tampak bersih. Namun ada beberapa tempat sampah mulai penuh dan belum dibersihkan.

Sementara yang ketiga, perilaku wisatawan tampaknya juga perlu diperbaiki. Masih tampak botol bekas minum dan sampah plastik yang tak dibuang pada tempatnya.

Kondisi kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta pada Jumat (11/4/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Bau Pesing Kuda Mulai Hilang

Kemudian, soal bau pesing kencing kuda andong di Malioboro yang beberapa waktu lalu dikeluhkan masyarakat tampak sudah mulai berkurang.

Kuda andong di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Kamis (10/4/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

ajam menusuk hidung. Meski beberapa kuda andong masih ada yang tak tertib parkir di parkir khusus yakni berupa cekungan di sisi barat Jalan Malioboro.

Kata Sultan ke Hasto

Hasto menjelaskan soal kebersihan Malioboro ini jadi salah satu pesan Sultan dalam pertemuan hari ini.

"Arahan lain sifatnya teknis agar kami bisa menjaga kebersihan Malioboro dengan sebaik-baiknya karena menurut Ngarso Dalem, Malioboro masih perlu dibersihkan, perlu lebih baik lagi," kata Hasto.

Sultan juga menyinggung soal selokan di Malioboro perlu dibersihkan lagi.

"Ngarso Dalem juga menyampaikan itu selokannya di bawah grill-grillnya Malioboro masih perlu dibersihkan. Supaya Malioboro jangan sampai kumuh. Itu arahan beliau. Bagaimana menjaga Malioboro jangan sampai kumuh," jelasnya.

Sementara saat ramai seperti musim liburan, Malioboro harus diatur supaya tidak berjubel.

"Bagaimana ke depan supaya tidak berjubel, katakan ada outlet untuk mengurai massa. Seperti katakanlah kantor DPRD tingkat 1 (DPRD DIY) yang nanti akan dipindah sehingga nanti kantor DPRD ini bisa menjadi bagian outlet yang mengurai massa di Malioboro," pungkasnya.