Sriwijaya Air SJ 182 Sempat Diparkir 23 Maret-23 Oktober 2020

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pesawat Sriwijaya Air.
 Foto: situs resmi Sriwijaya Air
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pesawat Sriwijaya Air. Foto: situs resmi Sriwijaya Air

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 jatuh di Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1) sore. Proses pencarian pesawat dan korban masih terus dilakukan hingga sore ini.

Pesawat ini menurut catatan pertama kali dipakai pada tahun 1994, sehingga usianya kini sekitar 26 tahun. Namun, hal tersebut tak semata-semata menjadi penyebab jatuhnya pesawat.

Menurut, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono, umur pesawat tak ada korelasinya dengan faktor risiko.

Pesawat tetap bisa beroperasi selama dirawat dengan baik dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain soal usia, yang banyak dibicarakan adalah soal pesawat ini sempat diparkir cukup lama. Menurut data flight radar, diparkir dari 23 Maret 2020 sampai 23 Oktober 2020.

Data terbang pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Foto: Dok. Flightradar

Terbang perdana setelah parkir dari Surabaya tapi rutenya tidak dicantumkan. Setelah itu, pesawat ini rutin terbang hingga akhirnya jatuh di Kepulauan Seribu kemarin.

Menurut pengamat penerbangan Alvin Lie, di masa pandemi COVID-19, memang banyak pesawat yang diparkir. Sebabnya bisa ada dua, jumlah penumpang yang terus menurun atau menunggak biaya sewa.

"Iya diparkir panjang. Maskapai-maskapai lain juga ada yang diparkir. Bahkan sampai sekarang ada maskapai lain yang diparkir di Semarang," kata Alvin kepada kumparan, Minggu (10/1).

Namun bukan berarti selama diparkir itu, pesawat dibiarkan begitu saja. Tetap ada perawat sesuai regulasi yang ditetapkan Kementerian Perhubungan.

Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Irwin Jauwena, menyampaikan kondisi pesawat dalam layak terbang sesaat sebelum berangkat menuju Pontianak, hingga akhirnya dinyatakan hilang dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

"Kondisi pesawat info yang saya peroleh dalam keadaan sehat. Dan sudah terbang ke Pontianak PP, ke Pangkal Pinang dan rute kedua ke Pontianak. Harusnya tak ada masalah, laporan maintenance juga lancar," ungkap Jefferson.