Staf Kejari Simalungun Tewas Hanyut di Sungai saat Kejar Kades Berkasus

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Reynanda Primta Ginting, staf Kejari Simulungun, Sumut. Foto: Dok Kejari Simalungun
zoom-in-whitePerbesar
Reynanda Primta Ginting, staf Kejari Simulungun, Sumut. Foto: Dok Kejari Simalungun

Staf Kejari Simalungun bernama Reynanda Primta Ginting (26 tahun) hanyut di sebuah sungai di Kabupaten Asahan, Sumut, pada Rabu (2/7) kemarin. Dia ditemukan tewas hari ini, Kamis (3/7).

“Telah ditemukan. Kita sangat berduka atas kejadian ini,” kata Kasi Penkum Kejati Sumut Adre Ginting saat dikonfirmasi.

“Kita dari Kejati Sumut menyampaikan ucapan berduka kepada keluarga, kiranya keluarga diberi kesabaran dan kekuatan,” sambungnya.

Belum ada penjelasan lebih lanjut dari Kejati Sumut terkait kronologi kejadian tersebut.

Adapun jarak Simalungun - Asahan lebih 100 km.

Kejar Pangulu

Sementara, Kapolres Asahan AKBP Afdhal Junaedi menuturkan Reynanda diduga hanyut sangat hendak mengejar pangulu alias kades yang terlibat kasus di Simalungun. Tak disebut kasus apa itu.

“Awalnya itu bahwasanya dari Kejari Simalungun meminta back up kepada Pak Kajari Asahan untuk melakukan upaya paksa ya,” kata dia.

“Mungkin pada saat di lokasi pada saat itu pengejaran dan stafnya ini sama-sama sipil (bersama warga sipil) nyemplung di sungai di Asahan, di Jalan HM Yamin, Kecamatan Kisaran, informasinya begitu (mengejar pangulu). Untuk detailnya Kejari yang tahu,” jelasnya.

Belum diketahui bagaimana kelanjutan dari "upaya paksa" tersebut.