Stafnya Dipukul, Hotel La Lisa Surabaya Beri Surat Teguran ke Lion Air

Insiden pemukulan yang diduga dilakukan oleh oknum pilot Lion Air berinisial AG terhadap karyawan Hotel La Lisa, Surabaya, masih dalam investigasi. Meski sebelumnya pihak hotel sempat menutup mulut, kini General Manager Hotel La Lisa Surabaya, Rahmi D. Pris, membenarkan kejadian pemukulan terjadi di hotel tersebut.
Video CCTV pemukulan ini beredar luas di media sosial. Sebelumnya, ia mengaku enggan berkomentar karena belum mendapat tanggapan dan kepastian penyelesaian dari pihak Lion Air.
"Video yang tersebar itu ya itulah yang terjadi. Jadi saat ini kami menunggu pihak Lion untuk penyelesaiannya ke pihak kami," kata Rahmi kepada kumparan, Jumat (3/5).
Selain itu, pihak hotel juga sudah mengirimkan surat teguran kepada manajemen maskapai tersebut. "Karena kemarin kami lagi proses fasilitasi untuk pengiriman surat teguran ya ke sana (Lion Air)," ungkapnya.
Rahmi menegaskan, pihaknya mengecam insiden pemukulan tersebut lantaran tak patut untuk dilakukan. Kini, manajemen Hotel La Lisa masih menunggu proses lebih lanjut untuk menyelesaikan kasus ini.
"Memang bersalah, sudah pasti, memang mengecam, sudah pasti. Kami menghormati proses hukum, kami menunggu feedback yang baik, telepon yang baik oleh tim (Lion Air) yang sana juga," terangnya.
Pihak Lion Air sebelumnya menyebut masih menelusuri kasus itu dengan mengumpulkan data dan informasi terkait untuk penyelidikan lebih lanjut. Jika AG terbukti bersalah, pihaknya akan memberikan sanksi tegas berupa pemecatan. Hingga saat ini, AG tidak diberikan izin terbang.
"Lion Air sudah melaksanakan aturan perusahaan dengan tidak menugaskan AG sesuai profesinya atau tidak memberikan izin tugas terbang (grounded)," kata Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangannya, Kamis (2/5).
