Stasiun Sudirman Baru Akan Jadi Titik Keberangkatan KA Bandara Soetta

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konstruksi stasiun Manggarai. (Foto: Diah Harni/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Konstruksi stasiun Manggarai. (Foto: Diah Harni/kumparan)

Stasiun Manggarai dipastikan belum bisa dioperasikan menjadi titik keberangkatan Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta. Hal tersebut disebabkan karena progres pengerjaan fisiknya baru mencapai 45%.

Humas Direktorat Jenderal Perekeretaapian Kementerian Perhubungan, Joice, mengatakan untuk sementara Stasiun Sudirman Baru akan menjadi titik keberangkatan Kereta Bandara Soekarno-Hatta sampai Stasiun Manggarai selesai dikerjakan.

"Masih menunggu kesiapan sarana pra sarana (Stasiun Manggarai)," kata Joice kepada kumparan (kumparan.com), Jumat (17/11).

Stasiun Manggarai memang ditetapkan menjadi titik koneksi antara layanan KA Bandara Soekarno-Hatta dengan KA antar kota dan KA perkotaan. Tim dari Balai Pengujian dikerahkan untuk laksanakan pengujian pada pekerjaan yang sudah selesai untuk mendukung kesiapan operasi KA Bandara tersebut.

Adapun keseluruhan progres pengerjaan proyek Kereta Bandara Soekarno-Hatta saat ini sudah mencapai 94%. Rencananya, kereta bandara akan mulai diuji coba pada pekan keempat bulan ini.

Joice belum bisa memastikan kapan kereta bandara akan beroperasi penuh sebab harus menunggu hasil uji coba. Namun, tiga stasiun yang akan dilewati kereta Bandara yakni Stasiun Sudirman Baru, Stasiun Duri, dan Stasiun Batuceper progresnya sudah signifikan.

Untuk Stasiun Sudirman Baru pengerjaannya kini sudah mencapai 96%. Pekerjaan yang tersisa antara lain drainase utama, landscape, tembok pagar dan pintu utama. Stasiun ini nantianya akan terintegrasi dengan Stasiun Sudirman (untuk pengguna KRL), bus TransJakarta, MRT dan LRT.

Sementara Stasiun Duri merupakan salah satu stasiun yang akan dilewati Kereta Bandara Soekarno-Hatta. Saat ini pengerjaannya sudah mencapai 84%. Pekerjaan yang tersisa antara lain drainase peron, landscape, dan eskalator.

Adaapun Pembangunan Stasiun Batuceper sudah mencapai 63%. Pekerjaan yang tersisa antara lain pengecatan, pemasangan eternit dan plafon serta pemindahan ruang PPKA. Untuk mengantisipasi kebutuhan pergerakan karyawan Bandara Soekarno-Hatta, akan disediakan fasilitas parkir di Stasiun Batuceper.