Steffy Burase Ungkap Asal Dana Rp 563 Juta untuk Aceh Marathon 2018

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Fenny Steffy Burase (kiri) di Pengadilan Tipikor Jakarta. (Foto: Adhim Mugni Mubaroq/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Fenny Steffy Burase (kiri) di Pengadilan Tipikor Jakarta. (Foto: Adhim Mugni Mubaroq/kumparan)

Fenny Steffy Burase mengakui bahwa ia diangkat menjadi staf khusus Gubernur Aceh nonaktif, Irwandi Yusuf, untuk acara Aceh Marathon 2018. Dalam persiapan acara itu, ia tak menampik dibantu banyak secara keuangan oleh pemilik PT Kamitana, Teuku Saiful Bahri, yang tak lain teman dekat Irwandi.

Menurut Steffy, bantuan keuangan yang ia terima dari Saiful hanya sekitar Rp 563 juta. Bantuan uang itu, kata dia, diberikan secara bertahap.

"Yang saya ingat yang terakhir itu, yang masuk jersey, medali. Totalnya Rp 563 juta yang khusus Aceh Marathon," kata Steffy saat menjadi saksi untuk terdakwa Bupati Bener Meriah nonaktif, Ahmadi, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (22/10).

Pernyataan Steffy itu sekaligus menampik bahwa dirinya menerima Rp 1,1 miliar dari Saiful. Sebab dalam sidang sebelumnya, Saiful mengaku telah diperintah Irwandi untuk membantu kebutuhan Steffy Burase dalam acara Aceh Marathon 2018.

Selanjutnya ia memerintahkan stafnya, Teuku Fadhilatul Amri, untuk membantu Steffy dalam bentuk uang. Fadhilatul Amri yang juga telah bersaksi mengaku telah mengirimkan sejumlah uang senilai Rp 1,1 miliar.

Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf usai diperiksa KPK, Jumat (5/10/2018). (Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf usai diperiksa KPK, Jumat (5/10/2018). (Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)

Dalam sidang tersebut, Steffy menjelaskan acara Aceh Marathon itu ia gagas atas permintaan Irwandi. Saat itu Irwandi memintanya membuat acara yang bisa mempromosikan Aceh. Permintaan itu disampaikan Irwandi saat keduanya berkenalan di acara Festival Indonesia di Moscow, Rusia tahun 2017.

Untuk menggelar acara tersebut, Steffy mengaku membutuhkan dana awal untuk persiapan. Akibat proses birokrasi anggaran yang tidak bisa cepat, Saiful kemudian menalangi sebagian dana acara tersebut.

"Kegiatan Aceh Marathon dananya diperkirakan Rp 13 miliar. Dana talangan selama perjalanan itu dari Pak Saiful (tapi) nanti diganti oleh Pemprov Aceh. Sistemnya kayak reimburse," jelasnya.

Mantan Bupati Bener Meriah, Ahmadi menjalani sidang dakwaan kasus korupsi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat,  Kamis (27/9). (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Mantan Bupati Bener Meriah, Ahmadi menjalani sidang dakwaan kasus korupsi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (27/9). (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)

Saat ditanya hakim apakah Steffy mengetahui bahwa Rp 563 juta itu berasal dari Ahmadi, Steffy mengaku tidak tahu mengetahuinya.

"Saudara tahu dana Rp 563 juta dari Saiful itu berasal dari Ahmadi?" tanya hakim.

"Sumpah Demi Allah saya enggak tahu asal dananya," ucap Steffy.

Dalam dakwaan Ahmadi, Irwandi diduga menerima suap sebesar Rp 1,05 miliar dari Bupati Bener Meriah itu. Penyerahan uang itu diduga dilakukan melalui dua orang bernama Syaiful Bahri dan Hendri Yuzal.

Ahmadi diduga memberikan uang itu sebagai ijon proyek pembangunan infrastruktur yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh Tahun Anggaran 2018.