Street Coffee yang 'Menjamur' di Jembatan Kewek Yogya Kini Ditertibkan Satpol PP

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jembatan Kewek ditutup untuk kendaraan kendaraan besar oleh Pemkot Yogyakarta. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Jembatan Kewek ditutup untuk kendaraan kendaraan besar oleh Pemkot Yogyakarta. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Street coffee bermunculan di Jembatan Kewek, Yogyakarta. Jembatan itu memang sedang ditutup karena konstruksi kekuatannya tinggal 20 persen.

Sekda DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan keberadaan street coffee itu berbahaya, sehingga ditertibkan oleh Satpol PP.

Made mengungkap kondisi bahaya di jembatan tersebut, pertama, kondisi Jembatan Kewek yang konstruksinya sudah lemah. Kedua, tempat tersebut bukan peruntukannya.

"Sebenarnya kan tidak untuk fungsi itu (street coffee). Harus ada pengendalian dari sana. Sudah ada penyikapan dari Pemkot (Yogyakarta)," kata Made di kantornya, Rabu (15/4).

Made mengatakan, dengan kondisi Jembatan Kewek, seharusnya tidak boleh ada aktivitas di sana.

"Seharusnya begitu. Kalau seperti itu kan memperparah kondisi jembatan. Apalagi, kita tidak bisa melegalkan sesuatu yang bukan fungsinya," tegasnya.

Sementara itu, soal perbaikan Jembatan Kewek, Made mengatakan akan menggunakan APBN.

"Itu (perbaikan) APBN," katanya.

Soal kapan perbaikan akan dimulai, pihaknya masih menunggu informasi dari pusat.

"Kalau seperti itu kan lelang juga. Kemarin bilangnya April–Mei ya. Nggak tahu juga sejauh mana," katanya.