Suasana Khidmat Pemakaman Sukamdani Sahid

Suasana khidmat terasa saat pemakaman taipan pendiri Sahid Group, Sukamdani Sahid Gitosardjono. Pengusaha yang meninggal dunia pada usia 89 tahun ini disemayamkan untuk selamanya di Pondok Pesantren Modern Sahid, Bogor, Jawa Barat.
Tampak selama prosesi pemakaman keluarga yang ditinggalkan Sukamdani ikut mengiringi. Mereka terlihat tenang selama pemakaman berlangsung. Sang istri, Juliah Sukamdani, yang terlihat duduk di atas kursi roda melihat penguburan suaminya dari pinggir liang lahat.
Prosesi pemakaman Sukamdani berlangsung secara militer. Sebagai pejuang Angkatan 45 dan penerima anugerah Mahaputera, ayah lima orang anak ini berhak mendapat penghormatan dari negara saat pemakamannya.

Selain itu, sebenarnya Sukamdani juga bisa dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Namun, menurut keluarga, mendiang menolak keistimewaan tersebut. Dia sudah berpesan ingin dikuburkan di kompleks pesantren yang dibangunnya.
Anak Sukamdani yang juga Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi BS Sukamdani, menjadi inspektur upacara pemakaman. Dia membacakan riwayat hidup ayahnya sebelum jenazah dimasukkan ke liang kubur.
Sukamdani Sahid Gitosardjono meninggal dunia pada hari ini, Kamis (21/12) pukul 09.15 WIB. Sebelum dimakamkan, keluarga dan kerabat menyalatkan jenazah Sukamdani di rumahnya, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.





