Suasana di Heli Kapolda Jambi yang Mendarat Darurat: Ada Ucapan Istigfar
·waktu baca 2 menit

Helikopter Polri yang ditumpangi Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono mendarat darurat di Bukit Tamia, Muara Emat, Kabupaten Kerinci, Minggu (19/2).
Heli itu mengangkut 8 orang terdiri dari 3 kru helikopter dan 5 jajaran Polda Jambi termasuk Irjen Rusdi.
Dalam sebuah video, terungkap kondisi usai helikopter tersebut mendarat darurat. Terlihat puing helikopter berserakan, dan beberapa penumpang helikopter tersebut cidera.
Dua penumpang di antaranya terlihat terluka di bagian kepala. Darah berucuran. Penumpang lainnya terlihat tengah melihat handphone. Beberapa orang lainnya berbaring di tempat berbeda-beda.
Di tengah kondisi tersebut, terdengar perekam video mengucapkan istigfar.
'Ya Allah, Astagfirullahaladzim," kata dia dalam video tersebut.
Terlihat kaki kanannya pun bengkak, memar terluka akibat kecelakaan itu. Sementara rekan yang berada di sampingnya juga turut mengalami luka. Kepalanya juga berdarah.
"Astagfirullahaladzim ya Allah," kata dia.
Dalam video tersebut, terdengar juga sayup-sayup kalimat "masih terjebak." Termasuk percakapan lain yang tidak terlalu jelas.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan seluruh penumpang dalam keadaan selamat. Lokasi mereka sudah diketahui dan tim SAR telah dikerahkan ke sana untuk mengevakuasi korban.
Sigit mengatakan evakuasi mungkin membutuhkan waktu. Ia pun memohon doa kepada masyarakat agar prosesnya bisa berjalan dengan baik.
"Karena tempatnya ada di suatu ketinggian sehingga untuk mencapai ketinggian tersebut tentunya membutuhkan waktu. Memang bukan dataran tapi perbukitan," kata Sigit.
"Mohon doa agar evakuasi bisa segera kita lakukan dengan cepat," harap Sigit.
Adapun terkait penyebab helikopter tersebut mendarat darurat, diduga karena cuaca buruk.
