Suasana Kota Semarang di Hari Pertama Gerakan Jateng di Rumah Saja

Sejumlah jalan dan tempat publik lainnya di Kota Semarang terlihat ramai pada hari pertama pemberlakuan gerakan Jateng di Rumah Saja.
Berdasarkan pantuan kumparan Sabtu (6/2), di beberapa jalan protokol seperti Jalan Pandanaran, Jalan Pahlawan, Jalan Pemuda, Jalan Ahmad Yani, dan kawasan Simpang Lima, lalu lintas terlihat ramai lancar.
Pemandangan yang sama juga terlihat di Pasar Petorangan. Terlihat pedagang dan pembeli sedang bertransaksi di sana.
Namun, pemandangan berbeda terjadi di Java Mal dan Paragon Mal. Kedua pusat perbelanjaan modern di kota lumpia ini terlihat sepi dan tutup.
Sementara, pedagang kaki lima, angkringan, dan tempat makan lainnya tetap buka seperti biasa.
Sebelumnya, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, pihaknya tetap mengizinkan pasar tradisional dan pedagang kaki lima untuk buka dan tetap berdagang di tengah gerakan Jateng di Rumah Saja.
Sedangkan, toko, mal, pusat perbelanjaan, perkantoran, tempat wisata serta sejumlah ruas jalan tetap akan dilakukan penutupan selama diberlakukan Jateng di Rumah saja.
"Kami juga akan melakukan operasi yustisi sanksinya memang tidak diatur secara teknis di SE. Tapi sifatnya persuasif untuk membubarkan aktivitas-aktivitas yang dirasa tidak sesuai dengan surat edaran," kata Hendi Rabu (3/2) kemarin.
Hari ini Semarang juga diguyur hujan deras sehingga menyebabkan sebagian wilayah banjir. Stasiun Tawang dan Bandara Ahmad Yani ditutup sementara karena ikut terdampak.
