Suasana LRT Jakarta di Velodrome Senin Pagi, Lengang Tanpa Antrean

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana Stasiun LRT Velodrome, Jakarta, Senin (21/9/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Stasiun LRT Velodrome, Jakarta, Senin (21/9/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan

Suasana Stasiun LRT Velodrome, Jakarta Timur, terpantau lengang pada Senin (21/9) pagi. Tidak terlihat penumpukan penumpang di area stasiun maupun antrean panjang untuk menaiki LRT Jakarta menuju arah Manggarai.

Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas penumpang relatif normal. Baik peron arah Manggarai maupun Kelapa Gading suasananya nampak lengang, tidak terlalu banyak penumpang yang naik LRT.

Suasana Stasiun LRT Velodrome, Jakarta, Senin (21/9/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan

Sementara untuk sarana LRT yang beroperasi menggunakan sarana 1 trainset seperti perjalanan LRT Jakarta pada umumnya. Serta ada juga yang menggunakan dua trainset.

Penggunaan rangkaian tersebut terlihat pada perjalanan LRT menuju arah Manggarai maupun sebaliknya. Kereta tetap melayani perjalanan penumpang sesuai jadwal yang berlaku.

Suasana Stasiun LRT Velodrome, Jakarta, Senin (21/9/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan

Dalam perjalanan menuju Manggarai, kereta LRT Jakarta juga belum berhenti di tiga stasiun, yakni Stasiun Pramuka, Matraman, dan Proklamasi.

Sementara itu, tarif perjalanan LRT Jakarta pada periode ini masih menerapkan tarif promo sebesar Rp 8.

Sebelumnya, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengungkap alasan 3 stasiun LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai belum beroperasi meski layanan di lintas tersebut telah diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (16/9) lalu.

Suasana Stasiun LRT Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (20/9/2026). Foto: Joakhim Tharob/kumparan

VP Corporate Secretary Jakpro Muhammad Alfin Rinaldinsyah mengatakan, tiga stasiun yang belum dibuka untuk layanan penumpang yakni Stasiun Pramuka, Matraman, dan Proklamasi.

“Yang selanjutnya akan dibuka bertahap Pramuka, Matraman, Proklamasi,” kata Alfin saat dihubungi kumparan, Minggu (20/9).

LRT ke Manggarai Dinilai Lebih Cepat

Kehadiran layanan LRT Jakarta hingga Manggarai dinilai membantu aktivitas perjalanan sejumlah penumpang, khususnya mereka yang sebelumnya mengandalkan transportasi umum yang terdampak kemacetan. Penumpang juga berharap konektivitas perjalanan dari Manggarai dapat semakin diperluas ke kawasan lain.

Salah satu penumpang, Fiya (27), mengatakan dirinya baru pertama kali menggunakan LRT Jakarta pada hari kerja untuk perjalanan menuju Manggarai. Sebelumnya, dia lebih sering menggunakan TransJakarta untuk beraktivitas.

Fiya terkagum dengan waktu tempuh LRT saat mencoba perjalanan dari Manggarai menuju Kelapa Gading yang ditempuh dalam waktu 20 menit.

Fiya ditemui di Stasiun LRT Velodrome, Jakarta, Senin (21/9/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan

“Lumayan menarik sih. Soalnya kemarin udah nyobain pertama kali itu dari Manggarai yang ke Kelapa Gading itu cuma 20 menit. Biasanya saya naik TransJakarta. Tapi ini nyobain kemarin lumayan cepat, jadi lumayan kaget sebenarnya. Kaget karena cepat banget ," kata Fiya saat diwawancarai di Stasiun LRT Velodrome, Senin (21/9).

Menurut Fiya, keberadaan LRT juga cukup membantu bagi masyarakat yang memiliki tujuan perjalanan ke Kelapa Gading. Dia berharap konektivitas dari Manggarai dapat kembali dilanjutkan hingga kawasan Dukuh Atas.

“Lumayan terbantu kalau memang tujuannya mau ke Kelapa Gading. Harapannya semoga dari Manggarai segera disambung ke Dukuh Atas," lanjutnya.

Fiya berharap pembangunan konektivitas tersebut dapat dilakukan tanpa waktu yang terlalu lama. Dia mengatakan perjalanan menggunakan TransJakarta yang dilakukannya sehari-hari kerap terkendala kemacetan.

“Semoga lebih cepat selesai. Karena sebelumnya kan ini aja memakan waktu 3 tahun, jadinya setiap hari kena macet di TJ-nya,” ungkap Fiya.

Tio ditemui di Stasiun LRT Velodrome, Jakarta, Senin (21/9/2026). Foto: Pradya Tirta/kumparan

Hal senada disampaikan Tio (29), Tio yang bekerja di kawasan Kuningan menilai keberadaan LRT hingga Manggarai sudah cukup membantu, meski perjalanan menuju tempat kerjanya masih membutuhkan moda transportasi lanjutan.

“Cukup membantu ya karena lewat Manggarai, tapi karena aku kerjanya di daerah Kuningan, membantu tapi nanggung karena kayak saya sih berharapnya ada Manggarai tapi lanjut lagi ke Kuningan,” ujar Tio.

Tio sebelumnya menggunakan Bus TransJakarta koridor 4B untuk perjalanan menuju kawasan tempatnya bekerja. Menurutnya, frekuensi bus tersebut cukup jarang dibandingkan dengan LRT.

“Kalau angkutan umum itu naik Busway 4B. Tapi 4B itu terbilang cukup jarang, jadi kayak kalau dibanding LRT pasti lebih cepat sih, tapi karena cuma sampai Manggarai, balik ke tadi sih agak nanggung,” tuturnya.

Tio berharap konektivitas antarmoda dari Manggarai dapat semakin luas sehingga penumpang dapat lebih mudah melanjutkan perjalanan menuju kawasan tempat mereka bekerja.

“Harapannya sih mungkin diconnect-in ke daerah lain yang tadi Kuningan. Karena kalau sampai Manggarai doang agak nanggung,” katanya.