Suasana Misa Natal Gereja Kotabaru Yogya: Prokes Ketat, 2 Kali Scan Barcode

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana Ibadah Misa di Gereja Katolik Santo Antonius Yogyakarta. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Ibadah Misa di Gereja Katolik Santo Antonius Yogyakarta. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Misa Natal di Gereja Santo Antonius atau Gereja Kotabaru, Kota Yogyakarta, berlangsung dengan protokol kesehatan (prokes) ketat. Selain penerapan jaga jarak, jemaat juga harus dua kali scan atau memindai barcode.

Ketua panitia Natal Gereja Kotabaru, Stevanus Richard, mengatakan, scan barcode pertama untuk PeduliLindungi.

"Pertama PeduliLindungi yang dianjurkan pemerintah ini seperti di sini ada barcode-nya atau langsung memakai sertifikat vaksin nanti ada petugas kami yang membantu," kata Stevanus ditemui, Jumat (24/12).

Suasana misa di Gereja Santo Antonius atau Gereja Kotabaru, Kota Yogyakarta, Jumat (24/12) sore. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Scan barcode kedua adalah registrasi misa. Para jemaat misa kali ini sebelumnya mendaftar melalui website paroki. Sehingga jumlah yang hadir secara fisik memang terbatas.

"Kemudian setelah itu kami lanjutkan ke barcode yang ada registrasi misa. Ini hanya untuk orang yang sudah mendaftar jauh-jauh hari. Kalau sudah setelah itu akan thermo gun. Langsung lanjut ke cuci tangan dan akan diarahkan petugas untuk duduk," jelasnya.

Suasana misa di Gereja Santo Antonius atau Gereja Kotabaru, Kota Yogyakarta, Jumat (24/12) sore. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Dia menjelaskan, dengan hanya menerima 400 jemaat untuk luring, maka kapasitas gereja hanya terisi 25 persen. Total gereja ini bisa menampung 1.600 jemaat, tetapi demi prokes dan mencegah penyebaran virus corona maka jumlahnya harus dibatasi.

"Per misa kami alokasikan 400 dari kapasitas total 1.600 hanya 25 persen dari total kapasitas.Ada 6 kali misa. Hari ini ada 3, besok ada 3 juga," kata Stevanus.

Suasana misa di Gereja Santo Antonius atau Gereja Kotabaru, Kota Yogyakarta, Jumat (24/12) sore. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Sementara untuk balita dan lansia juga dibatasi. Anak-anak yang boleh mengikuti misa di gereja adalah usia 6 tahun ke atas dan dijadwalkan pada besok. Kemudian untuk lansia disarankan sudah 2 kali vaksinasi corona.

"Hari ini hanya untuk lingkungan kami saja, untuk umumnya besok," terang Stevanus.

Tak hanya di gereja, jemaat juga bisa mengikuti misa Natal secara daring melalui kanal YouTube dari gereja.

Suasana misa di Gereja Santo Antonius atau Gereja Kotabaru, Kota Yogyakarta, Jumat (24/12) sore. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Suasana misa di Gereja Santo Antonius atau Gereja Kotabaru, Kota Yogyakarta, Jumat (24/12) sore. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Suasana misa di Gereja Santo Antonius atau Gereja Kotabaru, Kota Yogyakarta, Jumat (24/12) sore. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Suasana Ibadah Misa di Gereja Katolik Santo Antonius Yogyakarta. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan