Sudah 15 Orang Diamankan Polisi Terkait Ledakan Balon Udara di Ponorogo
·waktu baca 2 menit

Sudah 15 orang yang diamankan oleh polisi terkait ledakan balon udara berisi petasan di persawahan di Dusun Muneng Tengah, Desa Muneng, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Senin (13/5).
Mereka yang diamankan: PF, AN, CA, WI, ADE, AS, BD, FA, FAN, AB, OK, MN, DL, dan IN. Satu orang lainnya belum diketahui inisialnya.
"Kondisi terakhir kasus saat ini kami amankan 15 orang. Lima dewasa, enam di bawah umur, dua perempuan dan dua masih di rumah sakit belum kami mintai keterangan," ujar Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Ryo Pradana, Selasa (14/5).
"Terkait yang di rumah sakit belum kami amankan karena hasil penyelidikan kami yang bersangkutan ikutan dalam pembuatan balon tersebut dan ikut dalam acara tersebut," tambahnya.
Ryo menjelaskan bahwa balon udara berisi petasan itu dibuat bersama-sama oleh para remaja di desa setempat.
"Mereka iuran dulu jauh-jauh hari. Kemudian mereka kumpulkan duit, kemudian membeli peralatan tersebut. (Untuk dua perempuan yang diamankan berperan sebagai) penyandang dana sama bendahara," jelasnya.
Ryo menyebut bahwa pihaknya telah memperingatkan kepada masyarakat terkait larangan penerbangan balon udara berisi petasan tersebut.
"Hari itu baru diterbangkan karena lebaran sudah kita atensi, sudah kita up terus di media, flyer-flyer sudah sampai di masyarakat tapi mereka mungkin menunggu celahnya cari momentum," ungkap dia.
Sejauh ini, polisi hanya berhasil mengumpulkan barang bukti berupa sisa selongsong petasan yang meledak tersebut.
"Lainnya sudah terbakar dan meledak di sana," ucapnya.
Sebelumnya, balon udara berisi petasan meledak di area persawahan Dusun Muneng Tengah, Desa Muneng, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Senin (13/5) sekitar pukul 06.05 WIB.
Empat orang dilaporkan luka-luka akibat ledakan petasan tersebut. Satu di antaranya mengalami luka bakar sebesar 65 persen. Ia adalah Ilham Nugroho (16). Korban lalu dibawa ke RSUD dr Harjono Ponorogo untuk ditangani secara medis.
