Sudah 2 Bulan Banjir di Pelalawan Belum Surut, Jalan Lintas Timur Sulit Dilalui

9 Februari 2024 1:42 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pemotor dibantu polisi yang hendak melintas Jalan Lintas Nasional tepatnya Jalan Lintas Timur KM 83. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Pemotor dibantu polisi yang hendak melintas Jalan Lintas Nasional tepatnya Jalan Lintas Timur KM 83. Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Banjir masih menghantui masyarakat di Kab. Pelalawan, Riau, Kamis (8/2). Kondisi tersebut tak mengalami perubahan dan telah berjalan selama 2 bulan.
ADVERTISEMENT
Kendaraan yang hendak melintasi Jalan Lintas Nasional tepatnya Jalan Lintas Timur KM 83 juga masih sulit dilalui. Hanya truk yang dapat melintas, sementara motor akan mengalami mogok jika dipaksa melintas.
"Iya sudah 2 bulan," kata Kapolres Pelalawan AKBP Suwinto melalui Kapolsek Bunut AKP Hendri Berson lewat keterangannya.
Untuk mencegah terjadinya penumpukan, polisi memberlakukan sistem buka tutup di jalan tersebut.
"Masih memberlakukan sistim buka tutup," ungkapnya.
Ketinggian air saat ini berada pada 40 hingga 50 cm, mengalami penurunan signifikan sekitar 15 cm dari hari sebelumnya.
Polisi Ditempatkan di Jalan yang Tergenang Banjir
Pemotor dibantu polisi yang hendak melintas Jalan Lintas Nasional tepatnya Jalan Lintas Timur KM 83. Foto: Dok. Istimewa
Untuk membantu pengendara yang melintas, Bhabinkamtibmas Lubuk Mandian Gajah dan Sialang Kayu Batu berjaga di jalur tersebut.
ADVERTISEMENT
"Masih ada warga yang menerobos genangan air, sehingga kendaraan mereka mogok. Namun, kami sudah melakukan evakuasi dengan membantu mendorong kendaraan tersebut sampai ke tempat yang aman," ujar bhabinkamtibmas yang bertugas, Briptu Theofilus C. Siregar.
Ia menambahkan bahwa warga telah diimbau agar tidak melewati jalan tersebut, namun beberapa masih tetap mencoba menerobos genangan air.
"Akibatnya, motor menjadi mogok dan kemungkinan bisa rusak," imbuhnya.
Terakhir Kapolsek Bunut menyebut akan menyiagakan personelnya di lokasi hingga kondisi banjir membaik.
"Personel kami mengajak warga di lokasi banjir untuk menjaga situasi Kantibmas dalam Pemilu damai. Diketahui, hari pencoblosan tinggal hitungan hari yakni pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang," tandasnya.