Sudah Diingatkan Masih Ngeyel: Kapolri-Jokowi soal Larangan Pejabat Pamer Harta
ยทwaktu baca 2 menit

Gaya hidup mewah anggota Polri dan pejabat kini terus menjadi sorotan. Perilaku itu sempat disinggung Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, hingga Presiden Jokowi berkali-kali.
Perilaku tersebut sebenarnya bukan terjadi baru-baru ini, melainkan sudah berlangsung lama. Ketiganya sepakat gaya hidup hedonis yang tampak di publik dapat menunjukkan bahwa pejabat tidak peka dengan situasi politik dan ekonomi saat ini.
Lantas, seperti apa peringatan dari Kapolri-Jokowi soal gaya hidup mewah ini?
Presiden Jokowi
"Hingga saya ingatkan yang Polres, Kapolres, yang namanya Kapolda, yang namanya seluruh pejabat utama, perwira tinggi rem total masalah gaya hidup. Jangan gagah-gagahan karena merasa punya mobil bagus atau motor gede yang bagus. Hati-hati. Saya ingatkan hati-hati."
"Saya terlalu banyak mendapatkan laporan. Sehingga kembali lagi gaya hidup, urusan kecil-kecil tetapi itu bisa mengganggu kepercayaan terhadap Polri. Urusan mobil, urusan motor gede, urusan yang remeh temeh, sepatunya apa, bajunya apa dilihat masyarakat sekarang ini. Itu yang kita harus mengerti dalam situasi dunia yang penuh dengan keterbukaan."
Dua kalimat tersebut disampaikan presiden saat memberikan pengarahan kepada pejabat utama Mabes Polri, Kapolda, dan Kapolres se-Indonesia di Istana Negara, Jumat (14/10/2022).
Jokowi mengatakan, para polisi harus memperhatikan gaya hidup masing-masing. Sebab di tengah krisis, ia mengingatkan jangan sampai timbul letupan-letupan sosial karena adanya kecemburuan sosial ekonomi.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
"Terkait dengan gaya hidup mewah, Pak Presiden juga sudah betul-betul memberikan penjelasan secara gamblang. Saya kira masalah kebiasaan-kebiasaan menggunakan mobil-mobil bagus, motor gede, situasinya lagi tidak baik."
"Dalam hubungan Forkopimda sesuaikan saja dengan yang lain. Misalkan, bupati pakai Innova ya jangan kita pakai mobil yang lebih baik dari itu. Samakan saja. Apalagi pada saat melaksanakan dinas disesuaikan."
Kapolri turut menyentil pejabat Polri yang umbar-umbar gaya hidup mewah. Usai pertemuan pejabat utama Polri di Istana Negara, Kapolri Listyo Sigit melalui akun Instagramnya pada Senin (24/10) mengingatkan kebiasaan berpenampilan hedon para anggota Polri harus dihilangkan.
Jaksa Agung ST Burhanuddin
"Jajaran kejaksaan harus memiliki sense of crisis multidimensi dengan menerapkan pola hidup sederhana."
Pernyataan tersebut disampaikan ST Burhanuddin dalam acara pelantikan sejumlah Pejabat Eselon II, melalui unggahan Instagram Kejaksaan RI, Kamis (27/10). Jaksa Agung juga mengimbau keluarga besar Kejaksaan untuk tidak menunjukkan sikap hedonisme. Hal ini sesuai Pedoman Instruksi Jaksa Agung RI Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penerapan Hidup Sederhana.
