Sudah Satu Pekan Jalur Pantura Semarang-Demak Terendam Banjir

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah kendaraan melintasi banjir di Jalan Pantura Kaligawe, Kota Semarang.  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah kendaraan melintasi banjir di Jalan Pantura Kaligawe, Kota Semarang. Foto: Dok. Istimewa

Sudah satu pekan banjir menggenangi Jalur Pantura Kaligawe, Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Hari ini bahkan ketinggiannya mencapai 90 centimeter.

Tak hanya di Jalur Pantura, jalan Kaligawe Raya di Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang masih terendam banjir. Jalan itu terhubung langsung dengan jalur pantura.

Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto mengatakan, ketinggian banjir di Jalan Pantura berkisar antara 80 hingga 90 centimeter. Titik terdalam berada di depan RSI Sultan Agung.

"Saat ini kedalaman antara 80 sampai 90 centimeter dibanding tadi malem ada peningkatan," ujar Rismanto, Rabu (29/10).

Bahkan di Mako Polsek Genuk, air setinggi 40 cm masuk ke dalam ruangan. Sementara di halaman markas ketinggian mencapai 50 cm.

Sejumlah kendaraan melintasi banjir di Jalan Pantura Kaligawe, Kota Semarang. Foto: Dok. Istimewa

Ia menyebut banyak kendaraan yang mengalami mogok akibat terendam air. Saat ini pihaknya masih melakukan evakuasi agar macet tidak bertambah parah.

"Banyak kendaraan yang mengalami mogok, iya macet semakin panjang sampai 4 sampai 5 kilometer ke arah Sayung. Lalu macet juga sampai ke arah pelabuhan," ungkap dia.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak melewati Jalur Pantura. Arus kendaraan dialihkan ke jalur alternatif Jalan Wolter Monginsidi.

"Kendaraan kecil hindari lewat pantura. Saat ini hanya bisa dilewati kendaraan seperti truk trailer," kata Rismanto.